Breaking News:

UMK Bekasi 2022

Ada Dua Usulan UMK 2022 di Kota Bekasi, Begini Penjelasan Kadisnaker

Dinamika usulan kenaikan UMK di Kota Bekasi terjadi cukup pelik, terdapat dua usulan rekomendasi yang diajukan ke Provinsi Jawa Barat.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Kepala Disnaker Kota Bekasi Ika Indahyarti di kantor Disnaker Kota Bekasi Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kamis (25/11/2021). 

"Pelaksanaanya sesuai dengan PP 36 Tahun 2021 tentang pengupahan artinya itu kita lakukan sesuai dengan regulasi namun memang betul pada tanggal 19 ada terjadi miss (luput) didalam depeko sendiri," jelas dia.

Dalam rapat pleno Depeko Bekasi, anggota dari unsur pekerja memilih untuk walkout atau keluar dari forum lantaran tidak sepakat dengan formulasi perhitungan nilai kenaikan sesuai PP36/2021.

"Karena serikat (anggota Depeko unsur pekerja) keluar (walk out) jadi kita sepakat tetap lanjutkan dan itu sudah diserahkan (hasil usulan UMK 2022 sebesar 0,71 ke Provinsi Jabar)," tuturnya.

Dia menambahkan, putusan UMK 2022 di Kota Bekasi tinggal menunggu hasil dari Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat.

Baca juga: Museum Layang-Layang Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi Demi Tetap Promosikan Tradisi

Kedua usulan sama-sama sudah diserahkan ke tingkat provinsi, tinggal bagaimana kewenangan Gubernur Jawa Barat memilih nilai UMK 2022 sesuai PP36/2021 atau versi buruh.

"Diusulkan nanti yang menjadi kewenangan kan adalah gubernur, dipersilahkan pertimbangan apa yang mau dipake, kami sudah melaksanakan secara Depeko, sudah memberikan rekomendasi yang sesuai," tegas dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved