Breaking News:

Pemkot Jaksel dan Jaktour Selamatkan Aset Daerah Seluas 1,8 Hektare di Cilandak Barat

Tim Penertiban Terpadu Jaksel mengamankan aset daerah di Jalan RA Kartini, Kelurahan Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan pada Kamis (25/11/2021)

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan melalui Tim Penertiban Terpadu Jakarta Selatan mengamankan aset daerah di Jalan RA Kartini, Kelurahan Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan pada Kamis (25/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Pemerintah Kota Jakarta Selatan melalui Tim Penertiban Terpadu Jakarta Selatan mengamankan aset daerah di Jalan RA Kartini, Kelurahan Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan pada Kamis (25/11/2021).

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji memimpin langsung pengamanan aset yang dikelola PT Jakarta Tourisindo (Jaktour) tersebut.

Isnawa mengatakan, pihaknya sudah lebih dulu memberikan peringatan kepada pihak yang menduduki lahan seluas 18.287 meter persegi itu.

"Pihak-pihak yang mengklaim memiliki hak atas tanah tersebut telah kami berikan sosialisasi, surat pemberitahuan dan surat peringatan satu sampai tiga. Namun karena tidak juga keluar, maka kami laksanakan penertiban terpadu," kata Isnawa kepada wartawan di lokasi.

Isnawa menjelaskan, Pemprov DKI telah memenangkan gugatan yang dilayangkan oleh ahli waris.

Baca juga: Berujung Ricuh, Massa Ormas yang Berdemo di Depan DPR Keroyok Perwira Polisi

Hal itu tertuang dalam putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 1563/Pdr.G/2009/PN.Jkt.Sel tanggal 15 Juni 2021 Jo Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor 421/Pdt/2011/PT.DKI tanggal 13 Desember 2011.

Lalu putusan Mahkamah Agung RI Nomor 2233 K/Pdt/2012 tanggal 21 Februari 2013 Jo Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 462 PK/Pdt/2015 tanggal 4 Februari 2016.

"Secara legalitas lahan ini sudah clear (jelas), di mana putusan pengadilan atas perkara yang diajukan ahli waris Saman bin Melin melawan Gubernur DKI Jakarta dan PT. Jakarta Tourisindo pada amarnya memenangkan Pemprov DKI Jakarta," ujar lsnawa.

Direktur Utama PT Jakarta Tourisindo (Jaktour) Novita Dewi mengapresiasi langkah Pemkot Jakarta Selatan yang turut mendampingi pihaknya mengambil alih aset milik daerah tersebut.

Baca juga: JakTour Pecat Karyawan Tersangka Kasus Korupsi yang Ditangani Kejati

Menurut dia, PT Jaktour sudah menempuh berbagai pendekatan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut kepada pihak yang masih berada di atas lahan itu.

"Kami sudah menempuh semua jalur, baik dari sisi hukum dan melakukan pendekatan secara personal kepada mereka namun kurang disambut dengan baik dan tidak diindahkan. Sehingga kami melakukan jalan ini dan Alhamdulilah kami berhasil bersama sama dengan pemkot dan juga Satpol PP," tutur Novita.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Ujang Harmawan mengatakan, pihaknya mengerahkan 200 personel gabungan dalam penertiban ini.

200 personel itu terdiri dari 100 personel Satpol PP, 30 TNI, 40 Polri, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).

"Kita sudah lakukan sosialisasi, pemberian surat pemberitahuan hingga surat peringatan. Alhamdulillah, berjalan dengan kondusif. Ke depan aset ini saya kira perlu dijaga agar tidak diokupansi pihak lain," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved