Breaking News:

Usulkan TPST Bantar Gebang Jadi Lapangan Golf, Komisi D Pastikan Aset Milik Pemprov DKI

Sehingga usulan ini pun disuarakan dewan Kebon Sirih sebagai satu diantara solusi untuk mengurai gunungan sampah di Bantar Gebang.

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Aktivitas pemulung di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Selasa, (23/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Komisi D DPRD DKI Jakarta mengusulkan Pemprov DKI Jakarta menjadikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, sebagai lapangan golf.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah menyatakan aset Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang merupakan milik Pemprov DKI Jakarta dan punya perjanjian kerja sama dengan Pemkot Bekasi.

Setelah DPRD DKI Jakarta beri usulan untuk untuk menyulap tumpukan sampah di TPST Bantar Gebang menjadi lapangan golf, aset di sana pun menjadi pertanyaan besar.

Meski demikian, Ida memastikan aset tersebut milik Pemprov DKI Jakarta.

"Aset kan punya kita, tanah punya Pemda tapi kan kita ada kerja sama. Kita memberikan subsidi, hibah ke Bekasi untuk kompensasi uang bau dan sebagainya," jelasnya, Rabu (24/11/2021).

Baca juga: DPRD DKI Beri Usulan Sulap Bantar Gebang Jadi Lapangan Golf, Ini Penjelasannya

Sehingga usulan ini pun disuarakan dewan Kebon Sirih sebagai satu diantara solusi untuk mengurai gunungan sampah di Bantar Gebang.

"Aset punya pemda ya, karena memang perjanjian kalau memang pemda mau meninggalkan lokasi tersebut harus seperti semula harus rata. Dari pada dibuat rata mending dibuat lapangan golf. Menghabiskan lahan 50 meter x 19 hektar lebih murah dibuat lapangan golf dibandingkan membuat itu kalau kita mau ke luar dari Bekasi," jelasnya.

Sementara itu, dilansir dari Kompas.com, Pemprov DKI Jakarta menambah lahan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TSPT) Bantargebang di Kota Bekasi, Jawa Barat, seluas 7,5 hektar.

Baca juga: Bukan Anies, Presiden Jokowi Lah yang Putuskan Lokasi Balap Formula E di Jakarta

Humas Dinas Lingkungan Hidup Pemprov DKI Jakarta Yogi Ikhwan mengatakan, penambahan luas lahan TPST Bantargebang merupakan salah satu upaya agar TPST Bantargebang bisa terus beroperasi di tengah jumlah sampah yang telah melampui kapasitas TPST itu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved