Breaking News:

Formula E

Anies Tunjuk Crazy Rich Tanjung Priok Ahmad Sahroni jadi Ketua Pelaksana Formula E

Dengan adanya kegiatan ini, Anies berharap akan menjadi ajang untuk bisa mengirimkan pesan kepada dunia bahwa Indonesia bangkit

Dok. Pemprov DKI Jakarta
Direktur Utama PT Jakpro Widi Amanasto, Co-founder Formula E Alberto Longo, Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Sekjen IMI Ahmad Sahroni di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 24 November 2021. 

TRIBUNJAKARTA.COM , MENTENG - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menunjuk Sekjen Ikatan Motor Indonesia (IMI) Ahmad Sahroni sebagai ketua pelaksanaan event balap mobil listrik internasional Jakarta E-Prix atau Formula E Jakarta 2022.

Sementara, Ketua IMI Bambang Soesatyo atau Bamsoet ditunjuk sebagai ketua panitia pengarah Formula E untuk membantu tugas Sahroni.

Adapun keputusan tersebut diambil Anies setelah pertemuannya dengan Co-founder Formula E Alberto Longo, Direktur Utama PT Jakpro Widi Amanasto, Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo, dan Sekjen IMI Ahmad Sahroni di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/11/2021).

"Jadi, kegiatan Formula E nanti diselenggarakan sebagai sebuah kolaborasi. Akan ada 'steering committee' yang dipimpin langsung Pak Bambang Soesatyo (Ketua Umum IMI), lalu 'organizing committee' yang dipimpin Pak Sahroni dan operasional pelaksanaan akan dikerjakan Jakpro," kata Anies dalam keterangan resmi seperti dikutip dari Kompas Tv, Kamis (25/11/2021). 

Baca juga: Jokowi Jadi Penentu Sirkuit Formula E, Ketua DPRD DKI Anggap Bamsoet Ngawur: Tak Perlu Bawa Presiden

Diketahui, Ahmad Sahroni merupakan Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem sekaligus Sekjen IMI. 

Kesuksesannya sebagai pengusaha serta kepemilikan rumah mewah, koleksi mobil mewah hingga sepeda di tempatnya tinggalnya di Tanjung Priok Jakarta Utara membuatnya dijuluki Crazy Rich Tanjung Priok

Pada kesempatan itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengatakan persiapan untuk ajang internasional yang akan digelar 4 Juni 2022 tersebut berjalan baik.

Baca juga: Gubernur Anies Bantah Sirkuit Formula E Ditentukan Jokowi: Ya Enggak Lah

Dengan adanya kegiatan ini, Anies berharap akan menjadi ajang untuk bisa mengirimkan pesan kepada dunia bahwa Indonesia bangkit dan siap menjadi bagian dari dunia global serta setara dengan negara lainnya.

Jakarta akan menjadi tuan rumah balap mobil bergengsi Formula E pada 2020
Jakarta akan menjadi tuan rumah balap mobil bergengsi Formula E pada 2020 (Istimewa/Facebook Anies Baswedan)

Sementara itu, Bamsoet mengungapkan bahwa event Formula E merupakan event besar kedua yang ditangani IMI.

IMI, kata dia, sebelumnya juga telah menangani event WBSK atau Superbike di Mandalika belum lama ini sukses digelar. 

“Kita baru saja menyelesaikan tahap pertama event internasional WBSK di Mandalika yang berlangsung sukses dan dilihat 1,5 miliar mata dunia melalui siaran acara tersebut. Dan tahun depan kita akan hadapi dua event besar juga. Pertama Formula E dan MotoGP yang dua-duanya menyedot perhatian dunia," ujar Bamsoet.

Lebih lanjut, Bamsoet berharap dengan adanya event Formula E tahun depan juga akan menggerakkan perekonomian nasional.

Baca juga: Wagub Ariza Mentahkan Usul PDIP Sulap TPST Bantargebang Jadi Lapangan Golf: Tidak Semudah Itu

Sementara terkait lokasi sirkuit dan penyelenggaraan Formula E, Anies menyebut nantinya akan ditentukan bersama antara FEO, IMI dan Jakpro.

Adapun selanjutnya, hasil dari penentuan lokasi tersebut akan dilaporkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved