Breaking News:

Cerita Duka Polantas Saat Bertugas Pekan Ini: Adu Jotos dengan Oknum TNI, Ada Dikejar Pakai Sajam

Cerita duka dialami empat angggota polantas yang bertugas di Ambon dan di Banyuasin, Sumatera Selatan.

Editor: Elga H Putra
ilustrasi/son
ilustrasi polantas. Cerita duka dialami empat angggota polantas yang bertugas di Ambon dan di Banyuasin, Sumatera Selatan. 

Alhasil sejumlah komentar beragam di media sosial mendukung aksi dua polisi itu yang pilih menghindar ketimbang meladeni aksi pria bernama M Nur yang mengejarnya membawa parang.

M Nur berusaha membacok anggota Satlantas Polres Banyuasin yakni Bripka Kusno dan Bripka Angga yang sedang melakukan pengaturan lalu lintas di simpang Tugu polwan Kecamatan Betung Banyuasin, Kamis (25/11/2021) pagi.

Menurut Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi, pelaku melakukan hal itu karena tidak terima anaknya ditilang.

Sang anak yang sudah ditilang, melapor ke pelaku.

Baca juga: Berujung Ricuh, Massa Ormas yang Berdemo di Depan DPR Keroyok Perwira Polisi

Pelaku yang mendapat laporan dari sang anak, langsung mendatangi anggota Satlantas Polres Banyuasin yang sedang melakukan pengaturan lalu lintas di Simpang Tugu Polwan.

"Pelaku ini sudah dijelaskan sama anggota, bila sang anak ditilang karena tidak mengenakan helm saat berkendara.

Selain itu, tidak dapat menunjukan surat-surat kendaraan.

Tetapi, tetap saja tidak terima dan mengayunkan parang dan celurit yang dibawanya ke arah anggota," katanya.

Polres Banyuasin menjelaskan kasus penyerangan terhadap dua anggota polisi lalulintas di Betung Banyuasin, Kamis (25/11/2021). Pelaku penyerangan M Nur (baju oranye) dihadirkan dalam pres rilis ini.
Polres Banyuasin menjelaskan kasus penyerangan terhadap dua anggota polisi lalulintas di Betung Banyuasin, Kamis (25/11/2021). Pelaku penyerangan M Nur (baju oranye) dihadirkan dalam pres rilis ini. (Tribun Sumsel/ M Ardiansyah)

Karena tidak menerima penjelasan dari anggota lantaran anaknya ditilang, pelaku menuju ke arah mobilnya dan mengambil parang serta celurit yang telah disiapkan dari rumah.

Melihat hal tersebut, meski membawa senjata anggota berupaya menghindar.
Pelaku tetap saja mengejar anggota yang menghindari ayunan parang dan celurit dari pelaku.

Polres Banyuasin kemudian menangkap pelaku di rumahnya di kawasan Betung.

Sedangkan pelaku mengaku menyesal atas tindakannya melakukan penyerangan terhadap polisi yang sedang bertugas.

"Spontan kesal saja, karena sanak saya kena tilang. Saya tidak terima saja, anak saya kena tilang," katanya singkat.

Artikel ini telah tayang di TribunAmbon dengan Topik Adu Jotos TNI-Polri

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul 2 Polantas Banyuasin yang Dikejar Pakai Parang Pilih Lari Ketimbang Menembak Mati Pelaku Tuai Pujian

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved