Breaking News:

Dua Hari Beruntun Polisi Dianiaya: Mulai dari Oknum TNI Sampai Ormas PP, Ini Masing-masing Sebabnya

Selama dua hari berturut-turut ada anggota polisi yang dianiaya mulai dari oleh oknum TNI hingga oknum Ormas Pemuda Pancasila.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
(Thinkstock/Antoni Halim)
Ilustrasi Polisi. Selama dua hari berturut-turut ada anggota polisi yang dianiaya mulai dari oleh oknum TNI hingga oknum Ormas Pemuda Pancasila. 

Kejadian itu terjadi di Pos Lalulintas Mutiara, kawasan Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau.

Kepala Penerangan Kodam XVI Pattimura, Kolonel Adi Prayogo Choirul Fajar memastikan aksi bakuhantam Polisi lawan TNI di kawasan Batu Merah Kota Ambon murni kesalahpahaman lalulintas.

“Itu kesalahpahaman berlalu lintas saja, sekarang sudah damai,” kata Kapendam kepada TribunAmbon.com melalui sambungan telepon, Rabu (24/11/2021) malam.

Lanjutnya, kejadian itu berakhir damai setelah mediasi kedua pihak di Markas Pomdam XVI Pattimura, Jl Jenderal Ahmad Yani.

Baca juga: Berujung Ricuh, Massa Ormas yang Berdemo di Depan DPR Keroyok Perwira Polisi

“Pointnya sudah aman, damai,” ujarnya singkat.

Kendati begitu, oknum TNI dan dua polantas yang jadi korban baku hantam tetap diperiksa oleh instansi mereka masing-masing.

Pangdam XVI Pattimura Mayjen Bambang Ismawan memastikan oknum Anggota TNI yang terlibat adu jotos dengan dua orang aparat lalulintas diproses pelanggaran disiplin.

Saat ini pun, anggota tersebut tengah menjalani pemeriksaan di POMDAM XVI Pattimura.

Ilustrasi Polisi
Ilustrasi Polisi ((Thinkstock/Antoni Halim))

“Iya hari ini (kemarin), Pratu B.K sedang menjalani pemeriksaan intensif di POMDAM XVI Pattimura dan nanti prosesnya di Polisi Militer,” ucap Pangdam di Karpan, Ambon, Kamis (25/11/2021).

Dia menuturkan, kejadian tersebut murni salah paham biasa dan tidak ada sangkut paut dengan apapaun.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved