Breaking News:

Tak Jadi Dipangkas DPRD, Bamus Betawi Kubu Haji Lulung Bakal Dapat Hibah Rp3 M dari Anies

Dana hibah untuk Badan Musyawarah Masyarakat (Bamus) Betawi kubu Abraham Lunggana alias Haji Lulung tak jadi dipotong.

Instagram @hajilulung_24
Pertemuan Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Haji Lulung bersama jajarannya dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Jumat (15/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dana hibah untuk Badan Musyawarah Masyarakat atau Bamus Betawi kubu Abraham Lunggana alias Haji Lulung tak jadi dipotong.

Pemprov DKI akan tetap memberikan hibah Rp3 miliar untuk Bamus kubu Haji Lulung pada 2022 mendatang.

Sedangkan, Bamus Suku Betawi 1982 asuhan Zainuddin atau Bang Oding hanya mendapat jatah hibah Rp1,2 miliar.

Padahal, hibah untuk kedua organisasi massa (Ormas) Betawi itu awalnya akan dibagi sama rata sehingga masing-masing mendapat Rp2,1 miliar.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono mengatakan, rencana membagi dua dana hibah itu lantaran ada dinamika pembahasan di parlemen Kebon Sirih.

"Dinamika pembahasan bermacam-macam, sehingga Rp3 miliar untuk Bamus (kubu Lulung) dan satu lagi Rp1,2 miliar untuk Bamus Suku Betawi 1982," ucapnya, Jumat (26/11/2021).

Ketua Fraksi PDIP ini pun berharap, dualisme Bamus Betawi ini bisa segera diakhiri.

Baca juga: Dana Hibah Bamus Betawi Dicoret Mulai 2023, Ini Penggantinya: Disebut-sebut Lebih Besar Nilainya

Untuk itu, ia meminta Pemprov DKI melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) untuk menyatukan dua ormas Betawi ini.

Sebab, keduanya sama-sama memiliki peranan penting dalam melestarikan kebudayaan Betawi.

"Pemprov DKI harus memposisikan diri sebagai orang tua asuh yang menyatukan semua elemen organisasi kebetawian," ujarnya.

"Tujuan utamanya agar budaya Betawi bisa menjadi tuan rumah di ibu kota ini," sambungnya menjelaskan.

Sebagai informasi, DPRD DKI sudah menyepakati besaran RAPBD 2022 sebesar Rp82,47 triliun.

Angka yang disepakati dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) ini turun Rp2 triliun dibandingkan draf Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved