Breaking News:

Cerita Kriminal

Dituduh Selingkuh dan Dikeroyok Pasutri, WW Justru Dijebloskan ke Penjara dan Dituntut Rp 20 M

laporan polisi dari pasutri tersebut juga ikut membuat anak WW ditetapkan sebagai tersangka hingga menjadi terdakwa di persidangan

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Acos aka Abdul Qodir
Tribunnews
Ilustrasi dipenjara atau ditahan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Seorang warga di Tangerang berinisial WW dipidana hingga ditahan setelah dipolisikan pasangan suami istri (pasutri), L dan O, atas tuduhan melakukan penganiayaan.

Namun, WW mengklaim dia lah yang dikeroyok pasutri tersebut atas tuduhan telah melakukan perselingkuhan.

"Klien kami diserang, kok malah dipidana," ujar Kuasa Hukum WW, Arifin Umaternate, saat dihubungi, Sabtu (27/11/2021).

Arifin meminta aparat hukum memberikan perlindungan hukum kepada kliennya.

Arifin menceritakan kronologi kejadian yang membuat WW menjadi tersangka dan ditahan polisi.

Baca juga: Kisah Nenek 70 Tahun di Depok Mencari Keadilan di Pengadilan usai Dituduh Palsukan Surat Tanah

Kejadian itu berawal di Boulevard Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada 22 Oktober 2020 sekira pukul 15.00 WIB.

Saat itu, seseorang wanita berinisial L datang bersama suaminya, AO, dan menyerang WW.

"L dan AO menunjukkan sikap yang kasar yakni marah dan menyerang WW dan melakukan kekerasan dengan cara melempar WW dengan gembok hingga mengenai badan WW serta mencakar tangannya," kata Arifin.

Baca juga: Perkara Marahi Suami Suka Mabuk, Begini Pengakuan Valencya yang Dituntut Setahun Bui

Baca juga: Pengakuan Suami Izinkan Istri Bercinta dengan Pria Lain: Saya Kadang Ikut Lihat Saja

Lemparan benda keras dan cakaran tersebut menyebabkan WW mengalami memar dan luka, terutama di tangan kiri, leher, dada dan pipi kiri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved