Breaking News:

Cerita Kriminal

Pria di Bekasi Pembuat Video Tak Beradab Diduga Alami Depresi Sejak Lama

Lingkungan mengenal Bobby sebagai sosok yang tertutup. Dia juga belakang diketahui mengalami depresi namun entah diketahui apa sebabnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Yusuf Bachtiar/ Tribun Jakarta
Tangkapan layar video viral pekaku gesek penis ke Al-Quran. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pria di Bekasi pembuat video tak beradab menggesekkan kemaluan ke sebuah buku kumpulan doa diduga mengalami depresi, hal ini disampaikan ketua RW 04 Pengasinan, Marsudi, Sabtu (27/11/2021).

Pria bernama Bobby Fatahillah alias BF (36), tinggal di Perumahan Bumi Bekasi Baru, Jalan Gugus Depan Raya, RT 05 RW 04, Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi.

Marsudi mengatakan, lingkungan mengenal Bobby sebagai sosok yang tertutup. Dia juga belakang diketahui mengalami depresi namun entah diketahui apa sebabnya.

"Boleh dibilang seperti itu ya depresi, enggak tahu tidak pernah tahu jelas mohon maklum namanya orang yang seperti itu keluarganya gak mungkin menceritakan kepada yang lain tapi kita tahu dengan sendirinya ada kekurangan-kekurangan itu kita lihat dari perilakunya," kata Marsudi.

Dia menambahkan, kesehatan mental Bobby yang diduga depresi diperkirakan sudah cukup lama. Sebab, hampir seluruh warga di sekitar tempat tinggal mengetahui kondisinya.

"Misalnya kalau diajak bicara, tapi rata-rata anak-anak sini tahu kalau dia agak kurang gitu aja," jelasnya.

Bobby tinggal di kediamannya bersama Ibu dan dua orang adiknya, menempati rumah tersebut sudah cukup lama sekitar tahun 1997.

Baca juga: Pengamat Nilai Ada Agenda NasDem di Balik Formula E, Orbitkan Sahroni untuk Pilgub DKI

Sejak pertama tinggal, keluarga Bobby memang tidak begitu aktif di lingkungan setempat. Termasuk Bobby, sejak dulu sudah terbilang tertutup tidak selaiknya anak-anak mudah pada umumnya.

"Mengenai kesehariannya dia sendiri tidak pernah keluar, tidak pernah bermain atau ke masjid sebagaimana laiknya remaja itu misalkan kumpul-kumpul, berolahraga dan sebagainya  itu tidak pernah," terang dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved