Breaking News:

Tak Pandang Bulu, Wakil Wali Kota Depok Bakal Diskualifikasi Peserta yang Curang di Ujian SKB CASN

Imam Budi Hartono, menjamin tidak ada kecurangan dalam ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Kota Depok.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
Istimewa/dokumentasi acara
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono, menjamin tidak ada kecurangan dalam ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Kota Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, menjamin tidak ada kecurangan dalam ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Kota Depok.

Imam mengatakan, tidak ada unsur KKN dalam ujian ini, musabab dilakukan secara onjektif dan tidak subjektif.

"Ujian SKB CASN dilakukan secara objektif, tidak subjektif. Dalam ujian ini juga tidak ada KKN-nya," kata Imam dilansir dari situs resmi Pemkot Depok, Minggu (28/11/2021).

Lebih lanjut, Imam berujar seluruh proses ujian ini berlangsung dengan sistem yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Sehingga, tidak akan ada kebocoran materi soal atau pun jawaban dari ujian ini.

Baca juga: Tren Salam dari Binjai Sampai ke Depok, Pohon Pisang Milik Warga Duren Mekar Dirusak Sejumlah Bocah

Ia juga mengatakan, bilamana ada peserta yang ketahuan dan terbukti melakukan kecurangan, pihaknya tak akan pandang bulu dan akan langsung melakukan diskualifikasi pada yang bersangkutan.

"Bila ada peserta terbukti melakukan kecurangan akan langsung didiskualifikasi," tegasnya.

Terakhir, ia berujar bagi peserta yang tidak lolos ke tahap selanjutnya agar jangan berkecil hati.

Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, saat dijumpai wartawan di Situ Tujuh Muara, Kota Depok, Minggu (19/9/2021).
Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, saat dijumpai wartawan di Situ Tujuh Muara, Kota Depok, Minggu (19/9/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

Menurutnya, peluang sukses dalam hidup bukan hanya melalui jalur menjadi ASN saja, namun bisa dari segala bidang pekerjaan lain.

"ASN bukan satu-satunya jalan untuk mencapai cita-cita dan kesuksesan, masih banyak peluang yang lainnya," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved