Breaking News:

Cerita Kriminal

Potongan Tubuh Korban Mutilasi Bekasi Dibuang di 3 Lokasi, RS Polri Belum Terima Seluruh Bagiannya

umah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur masih menunggu potongan tubuh jenazah Ridho Suhendar.

Penulis: Bima Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Ilustrasi mayat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur masih menunggu potongan tubuh jenazah Ridho Suhendar (28), korban pembunuhan mutilasi di Kabupaten Bekasi.

Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati, Arif Wahyono, mengatakan, hingga kini pihaknya belum menerima potongan tubuh jenazah secara utuh dari penyidik yang menangani kasus.

"Belum, belum lengkap semua," kata Arif di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (29/11/2021).

Tapi dia tidak merinci potong tubuh bagian mana belum lengkap, hanya jumlah potongan yang sudah diterima tim dokter RS Polri Kramat Jati kini berkisar enam hingga delapan bagian.

Dia belum bisa memastikan jumlah potongan tubuh karena tim dokter forensik masih perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap potongan tubuh yang dikirim penyidik.

"Karena masih belum jelas semua ini potongan apa segala macamnya. Potongan tubuh itu dibawa polisi dalam bentuk potongan-potongan," ujarnya.

Arif menuturkan pihaknya tidak bisa memastikan kapan lama waktu pemeriksaan seluruh potongan tubuh rampung hingga diserahkan ke penyidik yang menangani.

Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati RS Polri Kramat Jati, Arif Wahyono saat memberi keterangan di Jakarta Timur, Senin (29/11/2021).
Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati RS Polri Kramat Jati, Arif Wahyono saat memberi keterangan di Jakarta Timur, Senin (29/11/2021). (Bima Putra / Tribun Jakarta)

Selain pemeriksaan potongan tubuh, tim dokter forensik RS Polri Kramat Jati juga perlu melakukan pencocokan DNA dengan anggota inti keluarga korban guna proses identifikasi.

"Masih perlu proses lebih lanjut nanti. Berapa harinya enggak bisa ditentukan," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved