Breaking News:

Cerita Kriminal

Potensi Tersangka Mutilasi Driver Ojol Bebas Pidana, Polisi Pastikan Ketetapan Hukuman Ada di Hakim 

Polres Metro Bekasi memastikan, ketiga tersangka mutilasi diproses secara hukum sesuai perbuatan pelanggaran pidana serta alat bukti yang kuat. 

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
Warta Kota/Desy Selviany
Di Polda Metro Jaya, polisi merilis kasus mutilasi yang korbannya adalah kurir ojol Ridho Suhendra (28) yang jasadnya ditemukan di Jalan Pantura Raya, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat - Polres Metro Bekasi memastikan, ketiga tersangka mutilasi diproses secara hukum sesuai perbuatan pelanggaran pidana serta alat bukti yang kuat.  

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBUN SELATAN - Polres Metro Bekasi memastikan, ketiga tersangka mutilasi diproses secara hukum sesuai perbuatan pelanggaran pidana serta alat bukti yang kuat. 

Soal potensi tersangka bebas pidana, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Aris Timang mengatakan, pihaknya sudah menentukan pasal yang menjerat ketiga tersangka.

"Itu (vonis) hakim yang memutuskan, pengadilan itu yang menentukan, kalau sekarang berbicara hukuman mati atau apa, kan itu berbicara pasal, dan itu ada hukumannya berapa lama, kan itu putusan hakim ya," kata Aris. 

Kepolisian lanjut dia, hanya sebatas menentukan jeratan pidana berdasarkan alat bukti dan saksi yang didapat setelah proses penyelidikan dan penyidikan

"Iya (kita sesuai penyelidikan dan penyidikan), karena kami tidak boleh berbicara melebihi kewenangannya," terang dia.

Baca juga: Pelaku Mutilasi Kurir Ojol di Bekasi Bisa Saja Tak Dipenjara, Pakar Ungkap Acuannya: Sangat Mungkin

Adapun saat ini tersangka yang telah ditangkap sudah ditahan di Polda Metro Jaya.

Keduanya dijerat Pasal 340 dan atau Pasal 338 KUHP.

Penitipan motor di Jalan Stasiun Tambun Bekasi yang menjadi lokasi mutilasi Ridho Suhendra.
Penitipan motor di Jalan Stasiun Tambun Bekasi yang menjadi lokasi mutilasi Ridho Suhendra. (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Sebelumnya diberitakan, pelaku pemutilasi kurir ojek online di Bekasi, Jawa Barat bisa saja tak dipidana. 

Analisa itu diungkapkan Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved