Persija Jakarta

Persija Jakarta Masih Minor di Liga 1 2021, Persija Store di Plaza Kuningan Juga Sepi Pengunjung

Di saat prestasi Persija Jakarta minor di Liga 1 2021, ternyata hal yang sama juga dialami Persija Store.

Editor: Suharno
TribunnewsBogor.com
Persija Store 

TRIBUNJAKARTA.COM - Di saat prestasi Persija Jakarta minor di Liga 1 2021, ternyata hal yang sama juga dialami Persija Store.

Kondisi finansial Persija Store yang berada di Plaza Kuningan sepi pengunjung.

Apalagi sebelum Liga 1 2021, kompetisi sepak bola profesional Indonesia terhenti selama 1,5 tahun akibat pandemi Covid-19.

Sepinya pengunjung berdampak pada pemasukan Persija Store.

Rata-rata sehari penjualan di outlet tersebut hanya berkisar Rp 1-2 juta.

Baca juga: Klasemen Liga 1 2021 Pekan 14, Persija Jakarta Makin Melorot, Arema FC Gusur Persib Bandung

"Kalau keuntungan sih kita masih belum ada, karena memang berat sekali penjualan. Average penjualan sebelum liga mulai, dalam sehari cuma Rp1-2 juta," ungkap Store Manager Persija Official Store, Dicky Hartanto, Rabu (1/12/2021).

Lonjakan penjualan terjadi ketika Liga 1 2021 mulai bergulir pada Agustus 2021 lalu.

TONTON JUGA:

"Begitu kompetisi dimulai, lumayan. Agak ada lonjakan penjualan. Meski belum mendapat keuntungan, pemasukan kita bisa antara Rp10-15 juta per hari. Kurang lebih seperti itu ilustrasinya," tutur Dicky.

Persija Store memiliki sekira 300 artikel produk.

Baca juga: Jadwal Liga 1 2021 Persija Jakarta vs Persikabo, Persija Carikan Teman untuk Layani Marko Simic

Yang paling laris setelah kompetisi dimulai yakni penjualan Jersey Persija Jakarta.

"Sumbangan terbesar itu memang datang dari jersey. Ada tiga kelompok Jersey, yang player issue, replika, suporter version, Jersey fantasy, itu yang memberi kontribusi terhadap total pemasukan," tutur Dicky.

"Kalau aksesoris, maskot, gantungan kunci dan lain-lain itu hanya pelengkap saja," sambung dia.

Dicky Hartanto, Store Manager Persija Official Store saat ditemui di Plaza Kuningan, Jakarta, Rabu (1/12/2021)
Dicky Hartanto, Store Manager Persija Official Store saat ditemui di Plaza Kuningan, Jakarta, Rabu (1/12/2021) (tribunnews.com/genik)

Terpuruk Akibat Pandemi Covid-19

Kesehatan finansial toko merchandise klub sepak bola Persija Jakarta, Persija Official Store terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Sejak berdiri 15 Maret 2020 tahun lalu, outlet Persija Official Store yang berlokasi di kawasan Plaza Festival, Kuningan, Jakarta Selatan, langsung terdampak pandemi Covid-19.

Baca juga: Jadwal Liga 1 2021 Persija Jakarta vs Persikabo, Persija Carikan Teman untuk Layani Marko Simic

Dua minggu setelah mengadakan soft launching, outlet Persija Official Store dipaksa tutup akibat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Padahal saat itu outlet yang menawarkan produk berupa Jersey, maskot, dan pernak-pernik khas Persija itu belum meraih keuntungan sedikitpun.

Demikian disampaikan Dicky Hartanto, Manajer Persija Official Store kepada Tribunnews.com di Jakarta, Rabu (1/12/2021) sore.

"Sejak tanda tangan kontrak dengan Persija sebagai partner untuk aspek komersial tahun 2019, kita siapkan semuanya, rekrut karyawan, belum sempat grand launching, baru soft launching, kita terpaksa tutup karena PSBB. Sehingga tidak ada transaksi, sama sekali," papar dia.

Grafiti yang dibuat Persija Fans diarea Persija Store, Plaza Festival, Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan
Grafiti yang dibuat Persija Fans diarea Persija Store, Plaza Festival, Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan (TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne)

"Pada Juni 2020, kita baru boleh buka. Hanya dengan 15-20 pengunjung ke store. Ini penyebab pertama (kesehatan finansial Persija Official Store terpuruk), PSBB," sambung Dicky.

Hal lain yang turut mempengaruhi pendapatan Persija Official Store adalah tiadanya kompetisi sepakbola selama masa pandemi Covid-19.

Sebagaimana diketahui, kompetisi Liga 1 sempat mandek selama kurang lebih 1,5 tahun.

Baca juga: Sudah Bela Persija Sebelum Alfriyanto Nico Lahir, Ismed Sofyan Ceritakan Momen Berkesan di Jakarta

Bisnis merchandise yang berkaitan dengan sepakbola sangat bergantung pada atmosfer pertandingan di kompetisi.

"Orang-orang beli merchandise itu kebutuhannya satu, dandan untuk tampil di tribun (stadion). Tidak ada tribun semuanya dukung dari rumah, praktis berdampak," jelas dia.

"Dan dampaknya sangat-sangat besar pada bisnis ini," imbuh dia.

Sebagai informasi, bisnis merchandise Persija Official Store berdiri atas kerjasama klub Persija dengan Juara Apparel.

Baca juga: Sudah Bela Persija Sebelum Alfriyanto Nico Lahir, Ismed Sofyan Ceritakan Momen Berkesan di Jakarta

Hal-hal yang disepakati dalam MoU atau perjanjian kerjasama antar kedua belah pihak dalam mendirikan bisnis merchandise tersebut, sejauh ini belum ada yang terpenuhi akibat pandemi Covid-19.

"Kita punya kewajiban untuk menyerahkan certain number kepada Persija. Itu tentu ada angka yang kita sepakati. Setahu saya, sejauh ini kita belum bisa memenuhi semua kewajiban kita," tutur Dicky.

"Karena kondisinya kita sama-sama sadari, kedua belah pihak menyadari kondisi yang memang sulit ini. Makanya banyak kompromi yang kita lakukan," sambung dia.

The Jakmania Bakal Dapat Pengalaman Belanja Terbaik

Persija Store
Persija Store (Warta Kota)

Para The Jakmania akan mendapatkan pengalaman belanja menarik bila membeli merchandise secara langsung di outlet Persija Official Store yang berlokasi di Plaza Kuningan, Jakarta Selatan.

Pengalaman belanja yang dimaksud, yakni diperkenankan untuk mencoba beragam jenis merchandise Persija yang ditawarkan di outlet.

Seperti mencoba jersey, menyentuh langsung maskot serta koleksi-koleksi dan pernak-pernik khas Persija lainnya.

Demikian disampaikan Store Manager Persija Official Store, Dicky Hartanto ketika ditemui Tribunnews.com di Plaza Kuningan, Jakarta, Rabu (1/12/2021).

"Kepada Jakmania, meski sekarang belanja bisa lebih praktis di online, tapi cobalah datang ke store. Karena di store kita punya experience shopping yang baru dan menarik," kata dia.

"Di outlet kita bisa coba semua bajunya, kita bisa pegang dan sebagainya. Mereka juga bisa lihat koleksi-koleksi lain. Kalau belanja di online kan sebatas yang dipromosikan saja," sambung Dicky.

Kelebihan membeli merchandise langsung di outlet Persija Official Store, kata Dicky ada beragam.

Sebagai contoh ketika Persija menjuarai Piala Menpora 2021, dimana outlet Persija Official Store saat itu menawarkan pengalaman belanja menarik.

"Waktu kita menang Piala Menpora 2021, piala itu kita display di sini kemudian kita siapkan photo boot. Siapa yang datang ke outlet boleh berfoto sama piala itu," tutur Dicky.

"Kalau mereka belanja, mereka boleh pegang piala itu. Pengalaman-pengalaman spesial seperti ini yang ditawarkan ketika belanja langsung di outlet," sambung dia.

Pernah juga outlet Persija Official Store mengadakan belanja bareng pemain Macan Kemayoran.

"Dulu kita datangkan pemain ke sini. Nama eventnya misal shopping bersama Simic, durasinya selama satu jam. Itu yang saya maksud experience shopping di outlet," tutur dia.

Dalam waktu dekat bakal diadakan lagi kegiatan belanja bareng pemain di outlet Persija Official Store.

Namun, agenda tersebut sangat bergantung pada kondisi tim Persija.

Bila bisa memperbaiki peringkat di papan klasemen, Dicky yakin manajer dan pelatih Persija bakal memberikan izin bagi outlet mengundang pemain, sebagai langkah promosi merchandise.

"Jadwal shopping dengan pemain jadwalnya sudah kami susun."

"Tapi kembali kepada atmosfer tim. Kalau kondisinya kurang baik, pasti pelatih atau manajer tidak ngasih. Kalau kita kondisinya normal, semuanya welcome dengan program ini," pungkas dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved