Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru, Laznas Sahabat Yatim Indonesia Galang Donasi Bersama

Donasi tersebut merupakan bentuk solidaritas yang nantinya akan diserahkan sebagai bantuan kepada para korban terdampak.

Editor: Elga H Putra
SURYAMALANG.COM/Danendra Kusuma
Kondisi dusun Curah Kobokan, Lumajang, Jawa Timur yang terdampak dari erupsi Gunung Semeru. 

Untuk mengatasi itu, sejumlah dokter spesialis bedah platik dikerahkan ke Lumajang, Jawa Timur untuk membantu penanganan para korban luka bakar.

Mereka berasal dari Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Indonesia (PERAPI).

PERAPI telah mengirim tenaga dokter Spesialis Bedah Plastik dari Malang dan Jember untuk membantu penanganaN korban erupsi Gunung Semeru yang mengalami luka bakar.

"Iya sudah ada (koordinasi). Jadi kami dari bedah plastik untuk mengelola korban luka bakar akibat erupsi Gunung Semeru," kata Ketua Perhimpunan Bedah Plastik Indonesia dr Najat saat dihubungi Tribunnews.com, Senin (6/12/2021).

Ia mengatakan, ada dua dokter spesialis bedah plastik yang diterjunkan dari wilayah terdekat.

Baca juga: Gunung Semeru Meletus, Berikut Ini Daftar Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga dan Waspada

Yakni, satu yang dari Malang dan satu dari Jember.

"Dua daerah itu ada spesialis bedah plastiknya. Kemudian di-backup sama dari Surabaya.

Jadi PERAPI cabang Jawa Timur, kemarin semalam sudah sampai sana. Dokter spesialis bedah plastik sudah mengidentifikasi kondisi lapangan," jelas Dokter Najat.

Kondisi terkini pasca Erupsi Gunung Semeru , Senin (6/12/2021) .s
Kondisi terkini pasca Erupsi Gunung Semeru , Senin (6/12/2021) .

Ada pula dokter yang akan bertugas di rumah sakit Haryoto, jika pasien yang sudah teridentifikasi membutuhkan penanganan lanjutan akan dibawa ke Jember.

"Jadi dikelola di Jember dan kami secara bergantian mengirim tenaga tim tenaga bedah plastik. Karena kemungkinan tiga hari akan dirotasi akan digilir.

Kalau pengelolaan lainnya bisa dikerjakan oleh dokter di sana, jadi enggak masalah," terang dia.

Dokter Najat menyatakan, sejauh ini laporan terkait korban luka bakar perlu ditangani sebanyak 25 orang.

Namun jumlah korban memungkinkan masih terus bertambah, lantaran proses indentifikasi di lapangan terus berlangsung.

Baca juga: Tak Di Desa Saat Erupsi Gunung Semeru, Warga Lumajang: Rumah Ditutupi Abu Vulkanik, Uang Terbakar

"Saya dapatkan info itu 25 korban itu di RSUD Pasirian dikelola di sana dan nanti yang agak berat dikirim ke RS Haryoto itu masih berkembang terus proses di lapangan masih berlangsung," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved