Penyebar Babi Ngepet di Depok Ditangkap

Dalang Hoaks Babi Ngepet Tak Terkejut saat Vonisnya Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa: Saya Ikhlas

Terdakwa hoaks babi ngepet di Kota Depok, Adam Ibrahim, menerima vonis empat tahun kurungan penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim kepadanya.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Sidang pembacaan vonis terdakwa Adam Ibrahim di Pengadilan Negeri Depok, Senin (6/12/2021). Terdakwa hoaks babi ngepet di Kota Depok, Adam Ibrahim, menerima vonis empat tahun kurungan penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim kepadanya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG - Terdakwa hoaks babi ngepet di Kota Depok, Adam Ibrahim, menerima vonis empat tahun kurungan penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) kepadanya.

Bahkan, ia mengaku ikhlas dan tidak mengajukan banding terhadap putusan tersebut.

Adam juga menyebut, bahwa dirinya akan mempertanggungjawabkan seluruh perbuatannya yang telah menyebarkan berita bohong hingga timbul keonaran di tengah masyarakat.

Pantauan TribunJakarta.com, Adam tak menunjukan ekspresi apapun ketika mendengar Majelis Hakim membacakan vonis untuknya.

Ia terlihat serius mendengarkan dan mengamati vonis yang dibacakan, sambil sesekali mengedipkan matanya.

Baca juga: Divonis 4 Tahun Penjara, Dalang Hoaks Babi Ngepet di Depok : Saya Ikhlas Lillahi Taala

Bahkan, ia sama sekali tak terkejut saat Ketua Majelis Hakim persidangan, Iqbal Hutabarat, membacakan vonis yang lebih berat daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Saya ikhlas lillahi ta'ala," ungkap Adam di persidangan pembacaan vonis yang digelar di Ruang Sidang Utama PN Depok, Cilodong, Senin (6/12/2021).

Sidang pembacaan vonis terdakwa Adam Ibrahim di Pengadilan Negeri Depok, Senin (6/12/2021).
Sidang pembacaan vonis terdakwa Adam Ibrahim di Pengadilan Negeri Depok, Senin (6/12/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

Mendengar jawaban kliennya, Kuasa Hukum terdakwa, Eri Edison, kembali mengkonfirmasi hal tersebut.

Sebelumnya, Eri mengatakan pihaknya akan mengajukan pikir-pikir terlebih dahulu.

"Saudara yakin menerima? (vonis empat tahun penjara)," tanya Eri Edison pada Adam.

Baca juga: Tok! Dalang Hoaks Babi Ngepet Adam Ibrahim Divonis 4 Tahun Penjara 

"Iya saya terima, saya bertanggung jawab atas perbuatan saya," tegas Adam kembali.

Mendengar jawaban tersebut, Ketua Majelis Hakim, Iqbal Hutabarat, mengatakan maka putusan dari perkara hoaks ini telah berkekuatan hukum tetap.

"Dinyatakan berkekuatan hukum tetap, sidang dinyatakan selesai dan ditutup," jelas Iqbal sambil memukul palu keadilan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved