Breaking News:

Kualitas Layanan Menurun, Serikat Pekerja Transportasi Mendesak Transjakarta Evaluasi Sistem

Serikat Pekerja Transportasi Jakarta (SPTJ) mendesak PT Transjakarta untuk segera melakukan evaluasi sistem.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Dua bus TransJakarta mengalami tabrakan beruntun di depan Indomobil Jalan MT Haryono, Pancoran, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur - Serikat Pekerja Transportasi Jakarta (SPTJ) mendesak PT Transjakarta untuk segera melakukan evaluasi sistem. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Serikat Pekerja Transportasi Jakarta (SPTJ) mendesak PT Transjakarta untuk segera melakukan evaluasi sistem.

Menyusul rentetan kecelakaan yang melibatkan bus Transjakarta, SPTJ turut angkat bicara dan memberikan respon atas kejadian berulang ini.

Ketua Serikat Pekerja Transportasi Jakarta (SPTJ) Jan Oratmangun meminta untuk segera adanya evaluasi sistem yang saat ini di Transjakarta.

“Serikat pekerja menilai kualitas layanan menurun," kata Jan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/12/2021).

"Ini adalah dampak dari diberlakukannya berbagai Kebijakan yang lebih mengutamakan Provit Oriented dibandingkan pemberdayaan sumber daya manusianya,” sambungnya.

Baca juga: Petugas Korban Transjakarta Tabrak Pos Polisi PGC Masih Dirawat di RS Polri, Begini Kondisinya

Menurutnya, Kebijakan Provit Oriented ini terjadi sub kebijakan efisiensi anggaran di tingkat lapangan.

Kebijakan ini disebutnya sebagai kebijakan yang salah kaprah.

Tampak bus Transjakarta yang menabrak separator di Jalan Pramuka, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur pada Senin (6/12/2021).
Tampak bus Transjakarta yang menabrak separator di Jalan Pramuka, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur pada Senin (6/12/2021). (Istimewa)

Sebagai contoh, Jun menyebut tidak adanya lagi petugas di dalam bus yang seharusnya bisa menjadi pengingat bagi pramudi, demi memastikan keamanan dan kenyamanan pelanggan di dalam bus.

Contoh lainnya yang disebutkan Jun ialah fungsi kontrol Transjakarta sebagai regulator tidak berjalan dengan baik.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved