Dirut Transjakarta Ogah Ditanya Soal Video Rapat Direksi Sambil Tonton Tari Perut

Dirut PT Transjakarta M. Yana Aditya menolak memberi keterangan terkait dugaan direksinya melakukan pertemuan dengan operator di cafe sambil menonton

Penulis: Bima Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Bima Putera/ Tribun Jakarta
Dirut PT Transjakarta M. Yana Aditya menolak memberi keterangan terkait dugaan direksinya melakukan pertemuan dengan operator sambil menonton belly dance atau tali perut di Jakarta Timur, Rabu (8/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Dirut PT Transjakarta M. Yana Aditya menolak memberi keterangan terkait dugaan direksinya melakukan pertemuan dengan operator di cafe sambil menonton belly dance atau tari perut.

Saat dikonfirmasi terkait pernyataan yang disampaikan Anggota Komisi B Bidang Perekonomian DPRD DKI Jakarta Adi Kurnia Setiadi, Yana menolak menjawab pertanyaan wartawan.

"Enggak, terima kasih ya," kata Yana sembari mengangkat tangan memberi isyarat menolak menjawab lalu berlalu meninggalkan wartawan di Jakarta Timur, Rabu (8/12/2021).

Padahal sebelum dikonfirmasi, Yana bersedia menjawab pertanyaan yang diajukan awak media terkait hasil evaluasi kasus kecelakaan bus Transjakarta dalam beberapa waktu terakhir.

Didampingi sejumlah pihak operator bus Transjakarta, dia hadir di kantor PT Transjakarta, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur memberi keterangan hasil rapat yang dilakukan.

"Ini adalah keluarga besar Transjakarta, ada enam operator yang hadir di sini. Dari Mayasari, dari PPD, dari Pahala Kencana, dari Bianglala, dari Kopaja dan dari Steady Safe," ujar Yana mengawali paparan.

Yana menuturkan pihaknya beserta 17 operator bus Transjakarta bakal memenuhi rekomendasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) guna mencegah kecelakaan.

Baca juga: Wagub Ariza Tegaskan Bakal Beri Sanksi Direksi Transjakarta yang Rapat Sambil Nonton Tari Perut

Dia menyampaikan bahwa operator bus Mayasari dan Steady Safe yang sebelumnya diberhentikan sementara karena mengalami kecelakaan dapat kembali beroperasi.

"Bisa, tapi setelah diperiksa aspek teknisnya, armadanya, syaratnya itu. Jadi sudah diperiksa, semuanya normal mereka kembali," tuturnya.

Sebelumnya, saat rapat dengan anggota DPRD DKI Jakarta pada Senin (6/12/2021), Adi Kurnia Setiadi mengatakan memiliki video direksi PT Transjakarta menonton tali perut.

Namun dia tidak membeberkan siapa saja sosok direksi PT Transjakarta yang menonton tali perut, hanya menjelaskan bahwa dia memiliki video dokumentasi kejadian tersebut.

Baca juga: Anggota DPRD Punya Video Direksi Tranjakarta Rapat Sambil Nonton Tari Perut, Singgung Masalah Akhlak

"Jalan-jalan direksi lengkap, Bapak pergi ke kafe, Bapak (menonton) belly dance (tari perut), striptis, ngobrol-ngobrol tentang perkembangan transportasi," kata Adi, Senin (6/12/2021).

Kala itu Yana menanggapi pertanyaan dengan melakukan interupsi, dia mempertanyakan sosok direksi PT Transjakarta yang ada dalam rekaman video dimiliki Adi.

"Saya ingin mengetahui belly dance itu siapa, pak. Mohon izin saya sebagai warga negara kepada wakil rakyat untuk menanyakan, mohon maaf ini siapa," kata Yana.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved