Breaking News:

KNKT Fokus Soroti 4 Aspek saat Investigasi Kecelakaan Bus Transjakarta, Manajemen Ikut Diperiksa

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama PT Transjakarta akan fokus dalam empat aspek dalam investigasi terkait rentetan kecelakaan bus

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Dua bus TransJakarta mengalami tabrakan beruntun di depan Indomobil Jalan MT Haryono, Pancoran, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama PT Transjakarta akan fokus dalam empat aspek dalam investigasi terkait rentetan kecelakaan bus 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama PT Transjakarta akan fokus dalam empat aspek dalam investigasi terkait rentetan kecelakaan bus.

Hal ini diungkap Plt Ketua Sub Komite Lalu Lintas dan Angkutan Jalan KNKT, Ahmad Wildan.

"Jadi gini, tadi udau sepakat dengan Pak Dirut, ada empat area yang ingin kita diskusikan dan kita improve," katanya di Jakarta, Selasa (7/12/2021).

"Pertama terkait organisasi dan manajemen, pemastian kesiapan awak, ketiga terkait pemastian kelaikan kendaraan, keempat terkait route hazard maping (pemetaan bahaya)," tambahnya.

Empat hal ini, kata Wildan, menjadi acuan utama yang akan diinvestigasi.

Baca juga: Gelar Investigasi, KNKT Berharap Pola Operasi Transjakarta Bakal Berubah

Sehingga diharapkan investigasi dapat mengerucut dan tidak melebar ke bagian lain lebih dulu.

Adapun hasilnya dari investigasi ini bakal diungkapkan dalam dua minggu ke depan.

Tampak bus Transjakarta yang menabrak separator di Jalan Pramuka, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur pada Senin (6/12/2021).
Tampak bus Transjakarta yang menabrak separator di Jalan Pramuka, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur pada Senin (6/12/2021). (Istimewa)

"Kita mulai besok starting poin akan punya finding. Kemudian kita punya roadmap."

"Nah kita janji dalam dua minggu kita akan sampaian, kira-kira 4 area tadi seperti apa, nanti improvement seperti apa. Jadi jangan melebar dulu. Nanti setelah dua minggu kita sampaikan," pungkasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved