Cerita Kriminal

Raup Rp 2,1 Miliar, Mafia Tanah di Jakarta Timur Diringkus Polisi

Jajaran Satreskrim Polrestro Jakarta Timur meringkus seorang mafia tanah bernama Adyi Paino (48) dengan modus penipuan jual beli tanah.

Penulis: Bima Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Ilustrasi Penangkapan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Jajaran Satreskrim Polrestro Jakarta Timur meringkus seorang mafia tanah bernama Adyi Paino (48) dengan modus penipuan jual beli tanah.

Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan mengatakan Adyi diringkus setelah seorang korbannya melaporkan kasus pada 23 April 2021 lalu.

Modusnya dengan menawarkan tanah di satu lokasi yang sudah memiliki pemilik sah untuk dijual hingga membuat korban percaya lalu melakukan pembayaran.

"Ketika (korban) diurus AJB-nya (akta jual beli) dan hendak disertifikatkan, ternyata dicek tanah sudah merupakan milik orang lain," kata Erwin di Mapolrestro Jakarta Timur, Kamis (9/12/2021).

Dari penyidikan sementara Adyi sudah menipu di tiga lokasi, satu di Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, dan dua di Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung.

Adyi sendiri tidak memiliki pekerjaan, dia mendapat uang dari hasil menipu pembeli tanah perorangan dengan keuntungan sekitar ratusan juta hingga miliaran rupiah setiap beraksi.

"Memang di dalam ini akta notarisnya memang ada, tetapi ketika penandatanganan atau ketika penyerahan itu dia memalsukan tandatangan daripada korban," ujarnya.

Baca juga: Info Lowongan Kerja Jakarta, Indofood Buka Kesempatan Bagi Lulusan D3 hingga S1

Erwin menuturkan dari hasil tiga kali beraksi menipu Adyi yang kini ditahan di Rutan Mapolrestro Jakarta Timur meraup untung hingga Rp 2,1 miliar.

Adyi yang disangkakan pasal 378, 372 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman 4 tahun penjara diamankan dengan barang bukti kliring, bilyet giro, akta jual beli palsu, dan bukti transfer.

"Kami yakin juga ini akan terhubung dengan beberapa orang (pelaku) lagi, karena apabila semacam ini tentu dia tidak bekerja sendirian. Kita akan kembangkan," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved