Cerita Kriminal
Pengajian Ibu-ibu Berubah jadi Mencekam: Ada Batu Tembus Genteng Hampir Lukai Jemaah
Pengajian ibu-ibu berubah jadi mencekam ketika ada lembaran batu meluncur menembus genteng dan nyaris melukai jemaah.
TRIBUNJAKARTA.COM, CIANJUR - Pengajian ibu-ibu berubah jadi mencekam ketika ada lembaran batu meluncur menembus genteng dan nyaris melukai jemaah.
Peristiwa itu terjadi di Masjid Jami Al-Mukmin RT 01/10 Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur, Jawa Barat pada Senin (6/12/2021) pukul 16.40 WIB.
Batu itu memang sengaja dilemparkan oleh seseorang.
Aksi itu terekam CCTV yang terpasang di sekitar masjid.
Pelaku sudah diamankan polisi tapi kemudian dipulangkan.
Baca juga: Motor Hancur Setelah Pengendara Nekat Terobos Perlintasan KA, Bagaimana Kondisi Korban?
Sebab, pelaku teridentifikasi seorang pria yang menderita gangguan jiwa.
Diketahui pria yang diperkirakan berusia 30 tahun tersebut, menggunakan baju merah dan bercelana pendek terekam kamera pengawas CCTV Rumah Potong Hewan (RPH) Cianjur yang berlokasi di sekitar masjid tersebut.
Karyawan Rumah Potong Hewan (RPH) Cianjur, Diki, mengatakan pelaku telah terekam melempar Masjid Jami Al-Mukmin.

"Pelaku telah terekam kamera CCTV di pasang tempat pekerjaan saya," katanya, Senin (13/12/2021).
Diki mengatakan, rekaman CCTV telah dibawa oleh pihak dari Polsek Cianjur.
"Kemarin dari pihak kepolisian telah datang ke sini membuka rekaman CCTV," ujarnya.
Kanit Reskrim Polsek Cianjur Iptu Romi mengatakan, kasus pelemparan masjid telah selesai.
Baca juga: Raffi Ahmad Pernah Seleksi Persib, Kini Nyaman Berkaus Persija: Itu Uniknya Sepak Bola
"Sudah beres, untuk identitas pelaku sudah terdeteksi melalui kamera pengawas yang di pasang RPH Cianjur," kata Iptu Romi.
Namun, kasus tersebut tidak dilanjutkan karena pelaku adalah orang dengan gangguan jiwa.
"Kasus ini tidak dilanjutkan karena pelaku termasuk orang yang memiliki penyakit gangguan jiwa," katanya.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Ibu-ibu Pengajian Heboh, Sebuah Batu Tembus Genting Masjid dan Hampir Menimpa Seorang