Laura Anna Meninggal Perberat Hukuman Gaga Muhammad atau Tidak? Ini Kata Jaksa

Meninggalnya selebgram Laura Anna menimbulkan pertanyaan terkait proses hukum Gaga Muhammad dalam kasus dugaan tindak pidana kelalaian berkendara.

TribunJakarta.com/Bima Putra
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Handry Dwi Z saat saat hadir di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (16/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Meninggalnya selebgram Laura Anna pada Rabu (15/12/2021) menimbulkan pertanyaan terkait proses hukum Gaga Muhammad dalam kasus dugaan tindak pidana kelalaian berkendara.

Pertanyaan apa meninggalnya Laura bakal memperberat hukuman Gaga yang kini menjadi terdakwa dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pun mencuat.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Handry Dwi Z yang menangani perkara mengatakan berat atau tidaknya vonis kepada Gaga ditentukan dalam sidang.

"Kalau hal memperberat kan nanti terungkap di persidangan, itu kita nanti liat di situ," kata Handry di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (16/12/2021).

Bila mengacu pada dakwaan, Gaga disangkakan pasal 310 ayat tiga UU nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan (LLAJ) dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Sangkaan pasal tersebut karena Gaga diduga lalai berkendara sehingga mengakibatkan kecelakaan di Tol Jagorawi pada tahun 2019 yang mengakibatkan Laura Anna lumpuh.

Baca juga: Cantik Ya Kayak Barbie Ucap Ibunda Kenang Jenazah Laura Anna, Kini Bakal Wujudkan Janji Sang Putri

Ayat tiga dalam Pasal 310 UU LLAJ tersebut mengatur hukuman bagi orang yang karena kelalaiannya mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan korban luka berat.

Perihal apa meninggalnya Laura jadi pertimbangan untuk menjatuhkan tuntutan dengan vonis hukuman maksimal, Handry menuturkan tidak dapat memastikan karena sidang masih berproses.

"Intinya kita liat lah nanti sampai kayak apa proses persidangan, ada enggak meringankan atau tidak itu nanti kita lihat di persidangan," ujarnya.

Baca juga: Sering Dandani Sang Adik, Greta Ungkap Momen Terakhir Merias Laura Anna: Dia Enggak Suka Menor

Hingga kini sidang perkara masih berada di tahap pembuktian lewat pemeriksaan saksi dan saksi ahli, para saksi ini memberi keterangan kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Terkait permohonan penasihat hukum Gaga agar diberi izin keluar tahanan untuk menyampaikan dukacita meninggalkannya Laura, Handry menyebut hal itu bergantung keputusan Hakim.

Bila Majelis Hakim mengabulkan permohonan maka pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Timur akan menjalankan memberi izin Gaga keluar tahanan sesuai waktu diputuskan.

"Ketika Hakim mengelurkan penetapan kami selaku eksekutor akan melakasanakan. Berapa lamanya tergantung Hakim, kalau cuman satu jam ya satu jam, ketika satu hari ya satu hari," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved