Breaking News:

Lawan Covid19

Antisipasi Sirkulasi Virus dari Kota ke Desa, Pemerintah Minta Para Pekerja Tunda Mudik Saat Nataru

Momen Natal dan Tahun Baru 2022 atau Nataru, menjadi perhatian pemerintah terkait penyebaran Covid-19.

Instagram
Reisa Broto Asmoro. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Momen Natal dan Tahun Baru 2022 atau Nataru, menjadi perhatian pemerintah terkait penyebaran Covid-19.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, Reisa Broto Asmoro, bahkan sampai meminta para pekerja untuk menunda atau menjadwal ulang mudik saat libur Nataru.

Reisa menjelaskan, perpindahan orang dari kota ke desa atau mudik berpotensi menjadi sirkulasi virus.

Selain di berbagai  moda transportasi, penularan Covid-19 juga dikhawatirkan bisa terjadi di kampung halaman saat berkumpul dengan keluarga.

“Ini untuk memastikan sirkulasi virus tidak berpindah dari kota ke pedesaan, karena potensi kerumunan di berbagai moda transportasi akan berpotensi menyebabkan klaster baru di kampung halaman,” kata Reisa di konferensi pers jelang penerapan PPKM 26 November, Senin (20/12/2021).

Ia meminta pekerja menjadwal ulang kepulangan di waktu yang resiko kerumunan dan penularannya rendah, bahkan tidak ada.

Karena berdasarkan bukti dari siklus penularan pada libur Nataru tahun 2020 dan pada libur Idul Fitri 2021 yang lalu, terjadi peningkatan kasus yang signifikan akibat banyak masyarakat yang abai tentang aturan larangan mudik dan protokol kesehatan (prokes).

“Pada Idul Fitri 2021, mencatatkan penambahan kasus harian bahkan sampai kisaran 50 ribu lebih dari 1000 persen naiknya, dari periode sebelumnya. Pada libur Maulid dan Nataru tahun 2020 terjadi kenaikan hingga 100 persen,” kata Reisa.

Reisa berujar, Inmendagri melakukan larangan cuti bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan karyawan swasta selama periode libur Nataru.

Inmendagri juga meminta Pemda meniadakan kegiatan seni budaya dan olahraga pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022.

Baca juga: Sepekan Pelaksanaan Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Kota Tangerang, Belum Ada Laporan KIPI

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved