Cerita Kriminal

Gelar Doa Bersama Berharap Keajaiban, Keluarga Terima Kabar Handi dan Salsabila Ditemukan di Sungai

Sepekan terakhir ini terus berharap akan adanya mukjizat, pihak keluarga harus menerima kenyataan bahwa dua korban kecelakaan ditemukan di sungai.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
TribunJabar
Entes Hidayatullah, ayahanda Handi, korban tabrak lari di Nagreg saat diwawancarai di kediamannya di Kampung Cijolang, Desa Cijolang, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Minggu (19/12/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sepekan terakhir ini terus berharap akan adanya mukjizat, pihak keluarga harus menerima kenyataan bahwa dua korban kecelakaan ditemukan di sungai.

Yang lebih ironis, jarak ditemukannya kedua korban kecelakaan itu mencapai ratusan kilometer dan melintasi provinsi.

Kedua korban ialah Handi Harisaputra (17) dan Salsabila (14), warga Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Handi dan Salsabila mengalami kecelakaan di kawasan Nagreg pada Rabu (8/12/2021).

Diketahui, pasangan tersebut menjadi korban dalam kecelakaan tabrakan.

Baca juga: 5 Hari Hilang, Jasad Wanita Korban Kecelakaan Ditemukan Usai Ibunda Berdoa: Ayo Kita Pulang Anakku

Sang penabrak berpura-pura akan membawa Handi dan Salsabila ke rumah sakit.

Namun keluarga tak menemukan Handi dan Salsabila di rumah sakit yang ada di sekitar Nagreg, Garut, dan Sumedang.

Semalam mereka memanjatkan doa bersama dengan keluarganya agar Handi Harisaputra dan Salsabila dapat ditemukan.

Orangtua Salsabila saat ditemui di rumahnya di Desa Ciaro Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung, Selasa (14/12/2021).
Orangtua Salsabila saat ditemui di rumahnya di Desa Ciaro Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung, Selasa (14/12/2021). (Tribun Jabar/ Lutfi)

Doa itu dikabulkan karena kedua anak Bandung itu sudah ditemukan.

Hanya saja, hal yang membuat mereka menjadi sedih tak terkira adalah kedua anak Bandung itu ditemukan sudah meninggal dunia.

Berita temuan mayat di Banyumas dan Cilacap sudah didengar keluarga korban kecelakaan di Nagreg, Kabupaten Bandung, Rabu (8/12/2021) itu.

Namun semalam mereka belum mendapatkan kepastian terkait identitas kedua jenazah yang ditemukan di aliran Sungai Serayu, Banyumas dan Cilacap, Jawa Tengah itu.

Ayah dari korban Salsabila (14) maupun ayah dari korban Handi (17), kemarin sore berangkat untuk memastikan, terkait temuan mayat di Banyumas dan di Cilacap, apakah merupakan korban atau bukan.

Hal tersebut dibenarkan oleh, Deden Sutisna (41) yang merupakan paman dari Salsabila, saat ditemui di rumah Korban, yang berada di Kampung Tegallame, Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Jumat (17/12/2021) malam.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved