Terkait Kasus Belly Dance, Ketua Fraksi Gerindra Ajak Adi Kurnia dan Komisi B Duduk Bersama

Hal ini dilakukan menyusul tuntutan keluarga eks Dirut Transjakarta, almarhum Sardjono Jhony, kepada Adi Kurnia  Setiadi untuk meminta maaf atas viral

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani kala diwawancara awak media di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (19/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani berencana mengajak anggotanya, Adi Kurnia Setiadi dan Komisi B DPRD DKI 'duduk bareng' atas masalah viralnya video tari perut atau belly dance dalam rapat direksi TransJakarta.

Hal ini dilakukan menyusul tuntutan keluarga eks Dirut Transjakarta, almarhum Sardjono Jhony Tjitrokusumo, kepada Adi Kurnia  Setiadi untuk meminta maaf atas viralnya video viral belly dance.

"Kalau untuk konteks salah atau enggaknya tergantung bagaimana cara pandangnya. Karena kan waktu rapat itu kondisinya memang terkait sedang membahas kinerja di perusahaan tersebut (PT TransJakarta), di unit usaha tersebut, makanya diklarifikasi dulu. Saya enggak berani bilang lebih lanjut akan begini atau begitu," katanya di kawasan Cengkareng, Minggu (19/12/2021) sore.

"Tapi. bagaimana pun sebagai ketua fraksi, yang pasti saya akan berkomunikasi dulu kepada Pak Adi dan komisi B khususnya," lanjutnya.

Baca juga: Keluarga Eks Dirut Tranjakarta Desak Politisi Gerindra Minta Maaf, Adi Kurnia: Itu Salah Alamat

Rani mengaku pihaknya masih mencari waktu yang pas untuk berlangsungnya pertemuan ini.

Melalui pertemuan ini diharapkan masalah ini akan terlihat gamblang dan jelas sehingga bisa menentukan langkah berikutnya terhadap anggota fraksinya, Adi Kurnia Setiadi.

"Insyaallah dalam waktu dekat. Karena Bang Adi sendiri ayahnya baru saja wafat, masih dalam kondisi berduka dan ada di luar Jakarta. Jadi, kan kita tidak bisa paksa untuk ayo cepat-cepat balik," kata Rani.

Baca juga: Imbas Video Viral Soal Tari Perut, Anak Almarhum Dirut Transjakarta Sardjono Sampai Depresi Berat

"Insya Allah sih katanya hari ini atau minggu depan sudah bisa koordinasi dengan ketua. Tadi, saya sudah bilang akan duduk bareng, kita klarifikasinya apa karena saya sendiri enggak tahu," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, keluarga besar mantan Dirut Transjakarta, almarhum Sardjono Jhony Tjitrokusumo sampaikan klarifikasi.

Hal ini sebagai bentuk tindak lanjut atas ramainya pemberitaan terkait jajaran direksi Transjakarta yang mengadakan rapat kerja sambil nonton belly dance.

Di mana, video ini sempat viral melalui lini massa Twitter, setelah sebelumnya satu diantara anggota Komisi B DPRD DKI membahas hal tersebut dalam rapat dengar pendapat antara DPRD DKI dengan Direksi Transjakarta dan BP BUMD beberapa waktu lalu.

Baca juga: Keluarga Eks Dirut Transjakarta Curiga Sosok Mr Black yang Sebarkan Video Rapat dengan Belly Dance

Viral video menonton belly dance diduga saat rapat direksi PT TransJakarta
Viral video menonton belly dance diduga saat rapat direksi PT TransJakarta (Istimewa)

Juru bicara keluarga almarhum, Tjahyadi mengatakan kejadian tersebut tidak seperti yang tersiar di sejumlah media massa dan seperti yang disebutkan oleh satu diantara anggota Komisi B DPRD DKI.

Sebab, pihak keluarga telah melakukan penelusuran dan menemukan sejumlah fakta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved