Koordinasi dengan TNI-Polri, Wali Kota Jaksel Ingin Jemaat Gereja Khusyuk Saat Jalani Ibadah Natal

Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin, telah berkoordinasi dengan TNI-Polri terkait pengamanan perayaan Natal 2021 di Jakarta Selatan.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Y Gustaman
Istimewa
Apel gabungan Operasi Lilin Jaya 2021 dalam rangka pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 di Mapolres Depok, Jawa Barat, kamis (23/12/2021).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin, telah berkoordinasi dengan TNI-Polri terkait pengamanan perayaan Natal 2021 di Jakarta Selatan.

Ia menginginkan seluruh jemaat dapat beribadah secara nyaman dan khusyuk di gereja.

"Kita harus fasilitasi. TNI-Polri dan Pemda serta unsur terkait coba menjaga bareng-bareng, agar mereka beribadahnya berlangsung baik," kata Munjirin, Kamis (23/12/2021).

Petugas gabungan bakal berjaga di tempat-tempat yang dinilai rawan kerumunan yang selama ini menjadi favorit untuk hang out.

"Kita tidak lepas dari kita kedepankan protokol kesehatan dan sebagainya," ujar Munjirin.

Baca juga: Jelang Natal, Polres Jakarta Barat Lakukan Pengamanan 135 Gereja

"Itu dari petugas kita semuanya yang mengimbau, dan ada ketentuan-ketentuannya juga untuk menerapkan prokes," tambahnya.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah meminta elemen masyarakat membantu Polri dan TNI untuk mengamankan perayaan Natal 2021.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah saat diwawancarai terkait olah TKP kasus kebakaran Gedung Cyber 1, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (3/12/2021).
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah saat diwawancarai terkait olah TKP kasus kebakaran Gedung Cyber 1, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (3/12/2021). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

Menurut Azis, pihaknya memiliki keterbatasan untuk mengamankan ratusan gereja di wilayahnya saat Natal.

"Tapi bagaimana caranya petugas keamanan bisa menjadi koordinator pengamanan," kata Azis di Polres Metro Jakarta Selatan.

Menurut Azis, keterlibatan elemen masyarakat dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru penting untuk memberikan rasa aman kepada para jemaat.

Pengamanan yang dilibatkan nanti di antaranya dari internal gereja, petugas kamtibmas, FKDM, dan kelompok lainnya.

"Intinya kita ingin bersama-sama supaya kegiatan tersebut berjalan aman dan tertib," ujar dia.

Sejumlah pos pengamanan juga akan didirikan di 12 titik, sementara ada 114 gereja yang menjadi fokus pengamanan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved