Libur Natal, 15 Ribu Pengunjung Berwisata ke TMII
Adi menuturkan Taman Legenda Keong Emas dan Dunia Air Tawar menjadi wahana di TMII yang paling digemari pengunjung, khususnya yang membawa anak.
Penulis: Bima Putra | Editor: Acos Abdul Qodir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Jumlah pengunjung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur pada momen libur Natal dan tahun baru 2022 melonjak.
Kepala Humas TMII Adi Widodo mengatakan pada Minggu (26/12/2021) tercatat sebanyak 15.555 pengunjung yang didominasi menggunakan mobil datang menghabiskan waktu libur.
"Jumlah pengunjung 15.555. Sementara di data Minggu kemarin, kami mencapai 12.500 sehingga terjadi peningkatan," kata Adi saat dikonfirmasi di Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (26/12/2021).
Jumlah pengunjung TMII pada Sabtu (25/12/2021) juga melonjak, tercatat 10 ribu orang atau meningkat sekitar 3.000 dibanding Sabtu (18/12/2021) lalu yang tercatat 7.000 pengunjung.
Baca juga: Sebanyak 1.513 Wisatawan Kunjungi Pulau Seribu saat Libur Natal 2021
Baca juga: Transjakarta Siapkan 2.232 Armada untuk Layani Masyarakat saat Libur Nataru
Sementara untuk kapasitas TMII sendiri menyesuaikan aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 1, 75 persen dari total kapasitas yakni 45.000 pengunjung.
"Untuk wahana yang paling banyak dikunjungi ruang terbuka menjadi favorit pengunjung karena mereka biasa datang bersama keluarga. Seputaran tugu api Pancasila, pinggir danau," ujarnya.
Adi menuturkan Taman Legenda Keong Emas dan Dunia Air Tawar menjadi wahana di TMII yang paling digemari pengunjung, khususnya yang membawa anak.
Baca juga: Balita 2 Tahun di Cakung Alami Trauma usai Nenek dan Ibunya Dipukuli Gegara Masalah Parkir Mobil
Sedangkan anjungan daerah menjadi tujuan pertama masyarakat asal daerahnya sebelum mereka berkeliling TMII menikmati waktu liburan mereka bersama keluarga.
Perihal ganjil-genap untuk pengguna kendaraan roda dua dan roda empat guna membatasi mobilitas pengunjung, Adi menyebut hal tersebut tidak tidak menurunkan pengunjung.
"Kalau penurunan tidak, karena tren pengunjung naik. Kalau terhadap minat kunjungan mungkin," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/keong-mas_20180915_112149.jpg)