Cerita Kriminal

Setelah Babi Ngepet, Kini Ada Kolor Ijo: Incar Rumah Perempuan, Hingga Renggut Barang Berharga

Fenomena di masyarakat yang erat kaitannya dengan mitos dan legenda seperti terus terjadi di Tanah Air.

dokumentasi warga
Spanduk sayembara untuk menangkap sesosok kolor ijo di Kampung Nangor, Desa Sukabares, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Fenomena di masyarakat yang erat kaitannya dengan mitos dan legenda seperti terus terjadi di Tanah Air.

Setidaknya, sepanjang 2021, ada dua cerita legenda masyarakat yang seperti hidup kembali.

Babi Ngepet

Pada April 2021 lalu, warga Bedahan, Sawangan, Depok, Jawa Barat, digegerkan dengan penangkapan seekor babi yang disebut sebagai babi ngepet.

Isu Babi ngepet itu bahkan sempat menimbulkan konflik horizontal antar warga.

Dugaan akan kepercayaan akan babi ngepet yang identik dengan pencurian hanya dengan menjaga lilin membuat warga saling tuduh.

Baca juga: Misteri Kolor Ijo Kerap Beraksi Malam Jumat Buat Resah Warga Serang, Polisi Bereaksi

Namun gejolak warga yang bak drama itu seperti tak berarti tatkala aparat kepolisian membuktikan bahwa babi ngepet yang digaungkan hanyalah hoaks.

Ialah Adam Ibrahim, pria yang disebut ustaz di wilayah Bedahan itu adalah pengarang cerita tentang adanya babi ngepet yang viral.

Terungkap bahwa alasan pria berusia 44 tahun mengarang tentang cerita penangkapan babi ngepet itu karena dirinya ingin makin terkenal dan banyak pengikutnya di majelis taklim yang diadakannya.

Kini, Adam Ibrahim telah meringkuk di penjara setelah divonis empat tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Depok.

Baca juga: Dalang Hoaks Babi Ngepet Tak Terkejut saat Vonisnya Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa: Saya Ikhlas

Menurut informasi yang dihimpun TribunJakarta.com, Adam Ibrahim sengaja membuat hoaks itu agar dirinya makin dikenal di wilayah tempat tinggalnya dan semakin banyak warga yang menyeganinya.

Alih-alih melakukan penangkapan dengan cara bugil di tengah malam seperti yang diceritakannya, Adam Ibrahim rupanya membeli babi tersebut secara online dari komunitas kucing depok seharga Rp 900 ribu dan biaya kirim Rp 200 ribu.

"Saya ikhlas lillahi ta'ala," ungkap Adam di persidangan pembacaan vonis yang digelar di Ruang Sidang Utama PN Depok, Cilodong, Senin (6/12/2021).

Kolor Ijo

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved