Breaking News:

Serikat Karyawan Aviasi Indonesia, Bahas Diskriminasi Transportasi Udara Hingga Curhat Soal Garuda

Serikat karyawan di lingkungan Aviasi Indonesia kumpul bareng membahas tantangan transportasi udara di tengah pandemi Covid-19 di tahun 2022.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Ega Alfreda/ Tribun Jakarta
Serikat karyawan di lingkungan Aviasi Indonesia kumpul bareng membahas tantangan transportasi udara di tengah pandemi Covid-19 di tahun 2022 di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (30/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Serikat karyawan di lingkungan Aviasi Indonesia kumpul bareng membahas tantangan transportasi udara di tengah pandemi Covid-19 di tahun 2022, Kamis (30/12/2021).

Kolaborasi Serikat Karyawan di lingkungan Aviasi Indonesia pertama yang diinisiasi oleh Serikat Karyawan PT Angkasa Pura II (SEKARPURA II) ini berlangsung di Sport Center Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Ajang silaturahmi yang mengusung tema 'Together Save Aviation Industry' ini dihadiri oleh serikat karyawan dari  pengelola Bandar Udara, maskapai (Airlines), pelayanan navigasi udara, maintenance, ground handling, catering inflight dan serikat karyawan lain di dunia penerbangan.

Adapun yang hadir dalam silaturahmi ini antara lain, Ketua Umum SEKARPURA II Trisna Wijaya, Ketua Umum SP AP I Jemmy Jamsi Pongoh, Sekretaris DPP Skynav Zahrudin, Ketua Umum Sekarga Dwi Yulianta, Ketua Umum APIC Capt M Ikhwan Adzani.

Kemudian, Ketua Umum GMF Employeses Club (GEC) Budi Cahyono, Asosiasi Pramugara Pramugari Udara Indonesia (APPUI) Fransisca Hadi, Ketua Umum Serikat Karyawan Citilink Indonesia Zagosa Busye, Sekar Sejahtera ACS Agus Sulistyo dan Ketua Umum Federasi Setikat Pekerja Bandara Indonesia Edi Lesmana Edles.

Ketua Umum SEKARPURA II, Trisna Wijaya, mengatakan, pertemuan tersebut merupakan langkah awal untuk membangun komunikasi antar serikat karyawan di lingkungan aviasi untuk berkolaborasi dalam menghadapi tantangan transportasi udara.

"Sebagai insan Aviasi Indonesia, kita bisa bersatu mengawal transportasi udara, mengawal aviasi Indonesia. Dengan niat baik, kita bisa melayani pengguna jasa transportasi udara dengan sebaik-baiknya," kata Trisna Wijaya.

Baca juga: Terancam Dipolisikan Pelatih Biliar, Gubernur Edy Rahmayadi Santai: Apanya yang Mau Dilaporin?

Dia menuturkan bahwa karyawan atau pekerja di lingkungan transportasi udara sangat terpukul selama 2 tahun sejak adanya pandemi Covid-19.

"Kita merasakan bersama, mungkin selama dua tahun ini kurang lebih kita merasakan hal yang sama di sisi transportasi udara ada mungkin perusahaan kita yang mulai terpincang-pincang, mungkin ada yang sudah terseok-seok," kata Trisna.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved