Cerita Kriminal

Tahun 2021, Polres Jakarta Barat Ungkap Ladang Ganja Belasan Hektar: Jumlahnya Fantastis!

Di penghujung tahun 2021, Polres Metro Jakarta Barat mengamankan narkotika jenis ganja dengan jumlah yang fantastis.

TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Petugas merilis pengungkapan kasus narkotika jenis ekstasi sebanyak 5.005 butir dari Belanda di Mapolres Metro Jakarta Barat, Slipi, Jakbar, pada Jumat (31/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Di penghujung tahun 2021, Polres Metro Jakarta Barat mengamankan narkotika jenis ganja dengan jumlah yang fantastis.

Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo menyebut pihaknya dari Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) dapat mengamankan barang bukti ganja sebanyak 150 ton.

"Tahun 2021 ini kita mengungkap kasus ladang ganja seluas 12,5 hektar dengan 144,5 ton ditambah yang kemarin 500 kg jadi total 150 ton ganja yang diamankan," ujar Ady saat rilis akhir tahun di Polres Jakarta Barat pada Jumat (31/12/2021).

Selain kasus ladang ganja, pihaknya juga sempat mengungkap kasus industri rumahan pembuatan sabu.

"Di mana pelakunya 2 orang WNA diamankan yang lokasinya ada di wilayah Tangerang Selatan," tambahnya.

Tak hanya itu, pengungkapan kasus narkoba juga terus dilakukan Polres Jakarta Barat sepanjang tahun 2021.

Di antaranya, penggerebekan di Kampung Boncos dan Kampung Ambon, penggeledahan ekstasi dan sabu dari pelaku jaringan internasional dan penangkapan empat publik figur.
 

Kasus Kekerasan Seksual Meningkat

Di sisi lain, Polres Metro Jakarta Barat juga mencatat kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak mengalami peningkatan sepanjang tahun 2021 di Wilayah Jakarta Barat.

"Kasus perlindungan perempuan dan anak di tahun 2021 memang cukup meningkat ya. Khususnya anak-anak," kata Ady.

Bahkan, Ady melanjutkan dari salah satu kasus yang berhasil diungkap, pelaku di bawah umur.

Pelaku di bawah umur itu melakukan kejahatan seksual dengan para korban yang juga masih di bawah umur.

Baca juga: Jadi Pemurung dan Ketakutan, Bocah 11 Tahun Korban Kekerasan Seksual di Bekasi Alami Trauma 

Baca juga: Modus Kekerasan Seksual di Sekolah selama 2021, KPAI: Iming-Imingi Nilai Tinggi hingga Terapi Ini

Ady membeberkan bahwa ada sebanyak 16 kasus di tahun 2020 sedangkan di tahun ini bertambah menjadi 42 kasus.

"Tentunya ini menjadi perhatian tidak hanya kepolisian tetapi juga sejumlah stakeholder lainnya khususnya keluarga yang ada pada lingkungan terdekat," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved