Hati-hati! Ini Tiga Titik Jalan di Kota Bekasi Rawan Kecelakaan
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Polisi Aloysius Suprijadi, mengatakan, terdapat tiga titik jalan di wilayahnya yang rawan terjadi kecelakaan.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Polisi Aloysius Suprijadi, mengatakan, terdapat tiga titik jalan di wilayahnya yang rawan terjadi kecelakaan.
Tiga titik tersebut diantara, Jalan Jenderal Ahmad Yani di Kecamatan Bekasi Selatan, lalu di Jalan Raya Siliwangi berada di Kecamatan Bekasi Timur dan Bantargebang.
"Serta di Jalan Sultan Agung di wilayah Bekasi Utara dan Medan Satria," kataAloysius, Minggu (2/1/2022).
Dia menambahkan, terdapat sejumlah faktor penyebab kecelakaan lalu lintas diantaranya kondisi kendaraan yang tidak laik jalan.
Selain itu, faktor kondisi fisik pengemudi juga kerap menjadi penyebab kecelakaan misalnya melaksanakan diri mengemudi ketika sedang mengantuk.
"Misalnya rem blong, lampu kendaraan tidak menyala di malam hari dan lain-lain," jelasnya.
Untuk jam rawan kecelakaan, berdasarkan data yang dihimpun Polres Metro Bekasi Kota sepanjang 2021, paling sering terjadi pada pukul 12.00 hingga pukul 18.00 WIB sebanyak 165 kejadian.
Baca juga: 2 Korban Tewas dalam Kebakaran Bengkel di Mampang Ternyata Ayah dan Anak
Lalu diurutan selanjutnya berada di rentang pukul 18.00 hingga pukul 00.00 WIB, kemudian pukul 06.00 hingga pukul 12.00 WIB 149 kejadian dan pukul 00.00 hingga pukul 06.00 WIB sebanyak 119 kejadian.
Aloysius mengungkapkan, kejadian kecelakaan di Kota Bekasi sepanjang 2021 mengalami penurunan dibandingkan 2020.
"Untuk jumlah kecelakaannya di 2021 sebanyak 512 kasus, menurun jika dibandingkan 2020 sebanyak 582 kasus," kata Aloysius.
Hanya saja lanjut dia, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan sepanjang 2021 mengalami peningkatan ketimbang 2020.
"Sepanjang 2021, korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas sebanyak 35 jiwa, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya (2020) sebanyak 29 jiwa," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kecelakaan-sepeda-motor_20180806_111556.jpg)