Alasan Walkot Bekasi soal Karangan Bunga Sampai Rp1,1 M: Untuk Acara Sunatan hingga Duka Cita

Menurut dia, dengan mengirimkan karangan bunga ke warga yang mengundang kepala daerah diharapkan dapat membuat rasa bahagia. 

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Kantor Pemkot Bekasi Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Selasa (17/8/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi gelontorkan dana sebesar Rp1,1 miliar di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022 hanya untuk belanja karangan bunga

Menanggapi hal itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, anggaran belanja karangan bunga telah disesuaikan dengan kebutuhan yang ada. 

Di antara karangan bunga itu ditujukan untuk warga yang menggelar acara seperti ucapan duka cita dan peresmian.

"Nah, Rp1,1 (miliar) itu ya satu hari aja wali kota diundang oleh puluhan warga," kata Rahmat di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Selasa (4/1/2022). 

Baca juga: Heboh, Pemkot Bekasi Belanja Karangan Bunga sampai Rp1,1 Miliar

Menurut dia, dengan mengirimkan karangan bunga ke warga yang mengundang kepala daerah diharapkan dapat membuat rasa bahagia. 

"Warga itu tidak minta secara khusus wali kota dateng atau biasanya kalo orang dateng itu kan dikirim bunga itu aja udah senangnya bahagianya udah luar biasa," jelas dia. 

Meski begitu, karangan bunga tidak melulu dikirim bagi warga yang menggelar acara pernikahan. Biasanya Pemkot Bekasi turut mengirim untuk ucapan belasungkawa atau acara peresmian. 

Baca juga: Habiskan Anggaran Rp 411 Miliar, Program Sumur Resapan Andalan Anies Disebut Korbankan Keselamatan

"Ada wali kota diundang ada anaknya sunatan ada lahiran termasuk tadi yang meninggal, karangan bunga itu untuk ucapan duka, ucapan bahagia perkawinan terus juga peresmian," terang dia. 

Spesifikasi karangan bunga yang dikirim Pemkot Bekasi atas nama wali kota atau wakil wali kota berbeda. 

"Karangan bunga itu ada yang bentuknya agak besaran, ada yang sedang, bahkan ada yang sederhana," ucapnya. 

"Yang besaran itu tentunya dilihat dari pada saat wali kota dan wakil wali kota mengirimkan ucapan kepada tokoh satu dan lain hal," tambahnya. 

Baca juga: Pria Berkebutuhan Khusus Dianiaya di Depok, Terduga Pelaku Kesal Organ Vital Kekasih Tersenggol

Ilustrasi - Karangan bunga di depan kantor Polres Metro Bekasi Kota, Jalan Pangeran Jayakarta, Medan Satria Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/1/2022). 
Ilustrasi - Karangan bunga di depan kantor Polres Metro Bekasi Kota, Jalan Pangeran Jayakarta, Medan Satria Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/1/2022).  (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Sebelumnya diberitakan, berdasarkan data situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bekasi, tertera item belanja dengan nama paket pengadaan karangan bunga dengan nomor tender 19841359. 

Dalam rinciannya, item belanja pengadaan karangan bunga berada di satuan Sekretariat Daerah tahun anggaran 2022 nilai pagu paket Rp1.139.790.000. 

Tender paket pengadaan karangan bunga diikuti sebanyak 14 perusahaan, berdasarkan hasil evaluasi pemenangnya yakni, CV Idea Kreasi Mandiri. 

Baca juga: Pelaku Penganiayaan Orang Berkebutuhan Khusus di Depok Menyesal: Saya Tak Tahu Korbannya ODGJ

Perusahaan tersebut memilik harga penawaran sebesar Rp1.084.800.000 di bawah harga nilai pagu yang ditetapkan dalam APBD 2020 Kota Bekasi. 

Dalam situs yang sama, belanja karangan bunga merupakan item yang kerap dimasukkan dalam APBD Kota Bekasi di hampir setiap tahunnya. 

Pada APBD 2021silam, belanja karangan bungan yang digelontorkan Pemkot Bekasi sebesar Rp993,3 juta. 

Lalu pada 2020, nilai HPS (harga perkiraan sendiri) untuk belanja karangan bunga sebesar Rp964 juta, 2019 sebesar Rp766,5 juta. 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved