Breaking News:

Cerita Kriminal

Wanita Tewas Mulut Berbusa di Tangerang, Motornya Malah Dibawa Kabur Teman Kencan

Seorang perempuan berinisial S (35) ditemukan tewas dalam keadaan mulut berbusa di sebuah hotel yang berlokasi di Kecamatan Teluknaga, Kamis (6/1).

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Komarudin saat menyambangi TKP penemuan jenazah wanita 35 tahun di Hotel B One, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Kamis (6/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com. Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Seorang perempuan berinisial S (35) ditemukan tewas dalam keadaan mulut berbusa di sebuah hotel yang berlokasi di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Kamis (6/1/2022) dini hari.

Sebelum tewas mengenaskan, wanita asal Blora itu diketahui check-in bersama pria berinisial R di Hotel B One, Kabupaten Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Komarudin mengatakan, S meninggal dalam keadaan sendirian alias tidak ada yang menemani di akhir hidupnya.

"Pagi tadi sekitar pukul 07.00 - 08.00 WIB, salah seorang anggota kami mendapatkan informasi dari rumah sakit BUN," jelas Komarudin kepada TribunJakarta.com di lokasi kejadian.

"Saat di sana, ternyata pasien tersebut dinyatakan telah meninggal dunia."

Baca juga: Wanita asal Blora Tewas dengan Mulut Berbusa di Hotel Tangerang, Si Pria Malah Ngacir

"Namun disayangkan pasien ditinggal sendirian dan ditinggalkan pergi," tambahnya lagi.

Kendati demikian, pihaknya masih mencari penyebab kematian S.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Komarudin saat menyambangi TKP penemuan jenazah wanita 35 tahun di Hotel B One, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Kamis (6/1/2022).
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Komarudin saat menyambangi TKP penemuan jenazah wanita 35 tahun di Hotel B One, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Kamis (6/1/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Lantaran, jenazah S tengah dilakukan autopsi di RSUD Kabupaten Tangerang.

"Kita masih tunggu hasil autopsi, nanti kita sampaikan hasilnya apakah penyebab kematian ada tanda-tanda kekerasan atau tidak, akan kita sampaikan," papar Komarudin.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved