Cerita Kriminal

Tak Sangka Korban Lapor Polisi, Pelaku Pengeroyok Satu Keluarga di Makasar Ciut Saat Diringkus

AE (53), VO (23), dan AA (20) kini harus meringkuk di sel tahanan Mapolsek Makasar akibat ulah pengeroyokan dan perampokan yang mereka lakukan.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Dokumentasi foto AE (53), VO (23), dan AA (20) tersangka pelaku pengeroyokan dan perampokan keluarga Titi Suherti (48) saat ditampilkan dalam ungkap kasus di Mapolrestro Jakarta Timur, Kamis (6/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - AE (53), VO (23), dan AA (20) kini harus meringkuk di sel tahanan Mapolsek Makasar akibat ulah pengeroyokan dan perampokan yang mereka lakukan.

Ketiga pria tersebut merupakan pelaku pengeroyokan dan perampokan keluarga Titi Suherti (48), warga RW 03, Kelurahan Cipinang Melayu pada Sabtu (1/1/2022) sekira pukul 03.00 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Makasar Iptu Mochamad Zen mengatakan ketiganya ditangkap pada Selasa (4/1/2022) di kawasan Cipinang Bali, wilayah Kelurahan Cipinang Melayu.

"Saat ditangkap pelaku tidak berkutik dan tidak ada kesempatan melawan. Dua ditangkap di depan rumahnya, dan satu di jalan dekat rumahnya," kata Zen di Jakarta Timur, Kamis (6/1/2022).

Pelaku yang memukul, menendang, dan menyeret Titi serta keluarganya tidak berkutik saat diringkus enam anggota Unit Reskrim Polsek Makasar karena mengira dapat lolos dari jerat hukum.

Baca juga: Tak Sangka Korban Lapor Polisi, Pelaku Pengeroyok Satu Keluarga di Makasar Ciut Saat Diringkus

Pasalnya saat menganiaya keluarga Titi, para pelaku sempat mengancam akan membunuh korban dan warga di sekitar lokasi bila mereka melaporkan kasus ke pihak kepolisian.

"Pelaku mengira korban tidak berani melapor sehingga tidak mencoba kabur. Alhamdulillah kurang dari 24 jam sejak korban melapor pelaku kita tangkap. Saya memimpin langsung penangkapan," ujarnya.

Titi Suherti (48), korban pengeroyokan saat memberi keterangan di Mapolsek Makasar, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2022).
Titi Suherti (48), korban pengeroyokan saat memberi keterangan di Mapolsek Makasar, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Zen menuturkan dalam penangkapan tersebut jajarannya mengamankan tujuh pelaku, tapi empat di antaranya berstatus sebagai saksi karena tidak ikut mengeroyok dan merampok.

AE dan VO yang merupakan ayah anak, serta AA disangkakan pasal 365 KUHP tentang Pencurian Disertai Kekerasan, 170 KUHP tentang Pengeroyokan, 351 KUHP tentang Penganiayaan.

"Saat ini kita masih proses penyidikan lebih lanjut untuk menangkap empat pelaku tersangka lain. Identitasnya inisial LN, VG, AT, dan AG. Mudah-mudahan dalam waktu dekat tertangkap," tuturnya.

Baca juga: Jenazah Wanita Tewas Dalam Keadaan Mulut Berbusa, Motor Korban Malah Dibawa Kabur Teman Kencannya

Sebagai informasi, kasus berawal saat terjadi senggolan antara sepeda motor dikemudikan VO dan dua anak laki-laki Titi Suherti di jalan lingkungan permukiman warga Cipinang Melayu.

VO yang tidak terima memanggil teman-temannya lalu menyerang rumah Titi secara membabi buta, lalu menjarah satu unit sepeda motor berikut BPKB, empat gitar, satu ukulele, satu TV, dan celengan.

Titi baru melaporkan kasus ke Polsek Makasar pada Senin (3/1/2022) malam karena butuh waktu menenangkan diri akibat trauma dialaminya, dia pun sempat mengungsi ke Bogor.

Marwan (23), anak Titi Suherti saat menunjukkan luka penganiayaan di Mapolsek Makasar, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2022).
Marwan (23), anak Titi Suherti saat menunjukkan luka penganiayaan di Mapolsek Makasar, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2022). (TribunJakarta.com/Bima Putra)
Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved