Breaking News:

Rekam Jejak Kontroversial Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi: Comeback Is Real Hingga Jakarta Tenggara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sebagai tersangka kasus suap.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Warta Kota/Muhammad Azzam
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi  

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sebagai tersangka kasus suap, ia diketahui menerima sejumlah uang senilai Rp5,7 Miliar dari pihak swasta. 

Pria yang akrab disapa Pepen ini menjabat sejak periode 2008-2013 sebagai pengganti Wali Kota Mochtar Mohamad yang ditangkap KPK. 

Kemudian ia berhasil memenangkan pilkada dan menjabat Wali Kota Bekasi periode 2013-2018 bersama Wakil Wali Kota Ahmad Syaikhu. 

Politisi Partai Golkar ini kembali memenangkan pilkada bersama Wakil Wali Kota Tri Adhianto untuk masa jabatan 2018-2023. 

Selama sepak terjangnya sebagai Wali Kota Bekasi, Pepen tercatat sebagai pejabat yang cukup tersohor berkat ucapan dan tindakannya yang kontroversial. 

Berikut TribunJakarta.com merangkum sejumlah kontroversial yang pernah dilakukan seorang Rahmat Effendi; 

Comeback Is Real 

Wali Kota Bekasi terjerat kasus korupsi bukan kali ini saja terjadi, Mochtar Mohamad sebagai pendahulu Rahmat Effendi pernah melakukan hal serupa saat menjabat untuk periode 2008-2013. 

Saat itu, Mochtar Mochamad menjadi Wali Kota Bekasi dari PDIP berkoalisi bersama Rahmat Effendi yang merupakan politisi Partai Golkar. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved