Breaking News:

Shin Tae-yong Masih Miliki 3 Masalah, Simak Peluang Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2022

Timnas Indonesia masih memiliki tiga masalah di balik penampilan impresif mereka di Piala AFF 2020. Simak peluang timnas U-23 di Piala AFF U-23 2022

pssi.org
Selebrasi pemain Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, Egy Maulana Fikri dan Witan Sulaeman, setelah mencetak gol keempat pada perpanjangan waktu menghadapi Singapura pada laga semifinal Piala AFF 2020, Sabtu 25 Desember 2021 . Timnas Indonesia masih memiliki tiga masalah di balik penampilan impresif mereka di Piala AFF 2020. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Timnas Indonesia masih memiliki tiga masalah di balik penampilan impresif mereka di Piala AFF 2020.

Diketahui, skuat muda Garuda di Piala AFF 2020 melebihi ekspektasi publik sepakbola di tanah air.

Namun penampilan tersebut tidak membuat coach Shin Tae-Yong senang.

Lalu, bagaimana peluang timnas U-23 di Piala AFF U-23 2022?

Timnas masih memiliki 3 masalah besar yang belum mampu dieksploitasi oleh lawan-lawan mereka di Asia Tenggara.

Baca juga: Shin Tae-yong Buka-bukaan, Lini Serang Timnas Indonesia Lemah di Piala AFF: Klub Liga 1 Harus Peka

Dikutip dari Bolasport.com, tiga masalah tersebut antara lain kualitas penyerang yang jadi posisi paling lemah di skuat timnas Indonesia, intensitas pressing yang menurun di babak kedua, dan jumlah gol yang bersarang ke gawang timnas.

Untuk masalah pertama, mungkin Shin Tae-Yong masih bisa memaksimalkan para pemain dibelakang striker tengah sebagai sumber gol.

Namun para penyerang tengah Indonesia terlihat belum mampu menjalankan taktik yang diinginkan Shin Tae-Yong sebagai tembok pertama saat skema serangan balik dimulai.

Pemain timnas Indonesia, Dedik Setiawan, berduel dengan bek Thailand saat leg pertama Final Piala AFF 2020
Pemain timnas Indonesia, Dedik Setiawan, berduel dengan bek Thailand saat leg pertama Final Piala AFF 2020 (PSSI)

Masalah ini jelas terlihat di babak semifinal dan final lawan Singapura dan Thailand, di mana serangan balik Indonesia dengan mudah dapat digagalkan karena tidak memiliki sosok tembok pertama sebelum diselesaikan oleh Witan, Irfan Jaya, atau Ricky Kambuaya.

Stok penyerang Liga 1 sendiri yang mampu memerankan role tersebut sangat terbatas sekali, sehingga memusingkan Shin Tae-Yong.

Masalah kedua terkait intensitas sepertinya sudah diketahui oleh publik sepakbola Indonesia.

Halaman
123
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved