Breaking News:

Terkuak Aksi 2 Satpam Nodai Janda Saat Tangan Terborgol di Kebun Sawit, Polisi: Mereka Tergiur

Insiden dua satpam menodai janda terjadi di kebun sawit, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatra Selatan (Sumsel). Tangan korban diborgol.

Kompas.com/Laksono Hari Wiwoho
Ilustrasi rudapaksa. Insiden dua satpam menodai janda terjadi di kebun sawit, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatra Selatan (Sumsel). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Insiden dua satpam menodai janda terjadi di kebun sawit, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatra Selatan (Sumsel).

Kedua pelaku akhirnya diringkus aparat Polres Muaratara.

Keduanya mengaku tergiur dengan tubuh korban saat ditangkap karena dugaan mencuri sawit.

Pelaku merupakan dua satpam perusahaan sawit berinisial FE (39) dan AO (24).

Kronologi

Kasat Reskrim Polres Muratara, AKP Tony Saputra mengatakan, pelaku adalah satpam perusahaan perkebunan sawit di wilayah Kecamatan Karang Dapo, Muratara.

Mereka ditangkap tanpa perlawanan di mess pekerja perusahaan tersebut oleh Tim Beruang Sat Reskrim Polres Muratara.

Baca juga: Insiden Duel 2 Pria Dipicu Utang Judi Merpati, Seorang Tumbang Akibat Terkena Parang

Baca juga: Oknum Guru Ngaji Nodai Murid, Komnas PA Nilai Depok Sudah Zona Merah Kasus Kejahatan Seksual

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Musi Rawas Utara (Muratara) meringkus dua pria sekuriti perusahaan berinisial FE (39) dan AO (24) atas kasus dugaan pemerkosaan.
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Musi Rawas Utara (Muratara) meringkus dua pria sekuriti perusahaan berinisial FE (39) dan AO (24) atas kasus dugaan pemerkosaan. (TRIBUN SUMSEL/RAHMAT AIZULLAH))

"Tindak pidana 285, persetubuhan," ungkap Tony ditanya Tribunsumsel.com, Sabtu (8/1/2022).

Belum banyak informasi yang bisa disampaikannya terkait kasus ini.

Tony beralasan karena perkara ini sensitif dan menyangkut nama baik seseorang terutama yang menjadi korban pemerkosaan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved