Breaking News:

Cerita Kriminal

Bisa-bisanya Maling di Depok Bawa Kabur 8 Domba Sisakan Isi Perut di kandang, Ini Kronologinya!

Nasib nahas dialami Wulan (35), warga Jalan Harapan Kampung Kekupu, Ranfkapan Jaya Lama, Pancoran Mas, Kota Depok.

Dwi Putra Kesuma/TribunJakarta.com
Wulan menunjukan hewan ternaknya yang tersisa di kandang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Nasib nahas dialami Wulan (35), warga Jalan Harapan Kampung Kekupu, Rangkapan Jaya Lama, Pancoran Mas, Kota Depok.

Hanya dalam semalam, sebanyak delapan ekor domba miliknya dibawa kabur maling.

Saat itu Wulan tidak berdaya, karena dirinya dan keluarga tengah tertidur lelap.

Kronologi

Wulan menceritakan, aksi pencurian tersebut baru disadari oleh suaminya, Syahrul, pada pagi tadi saat hendak memberi makan hewan-hewan ternaknya.

Kandang terlihat aneh karena jumlah domba tidak sebanyak biasanya.

"Antara jam 06.30 WIB atau 07.00 WIB suami aku ke kandang belakang mau kasih makan domba-dombanya. Pas melihat ke kandang kok kambingnya sudah banyak yang berkurang," ujar Wulan pada wartawan di lokasi, Selasa (11/2/2022).

Baca juga: Gulungan Kertas Muatan Truk Menggelinding Timpa Pengendara Motor hingga Luka-luka di Cengkareng

Saat Syahrul ke dalam, ia kaget melihat beberapa kambingnya bergelimpangan mati.

"Pas dia masuk ke dalam ternyata sudah ada tiga ekor yang mati di tempat, udah tergeletak dalam keadaan isi perutnya keluar, nah enggak lama dia telusuri (sekitar area kandang) ketemu satu lagi (domba) sudah dimasukin ke dalam kantong plastik," kata Wulan menceritakan.

Selesai menelusuri, Wulan mengatakan suaminya tidak menemukan keberadaan empat domba lainnya, yang diduga sudah berhasil digasak oleh pelaku.

"Total ada delapan ekor yang hilang. Empat sudah berhasil dibawa (oleh pencuri), nah empat lagi tertinggal. Yang empat tertinggal itu tiga  di kandang dan satu di dalam bungkusan plastik dekat pagar belakang," bebernya.

Baca juga: Buntut Retweet Unggahan Cari Polisi Penembak Laskar FPI, Admin Twitter Pemkot Depok Dipanggil Polisi

Diduga, pagar belakang tempat domba yang ditemukan dalam plastik adalah akses si pencuri keluar masuk area peternakan miliknya.

Lebih lanjut, Wulan mengatakan, bila ditotal maka kerugian yang dialaminya mencapai jutaan rupiah.

"Kalau misalnya dihitung satu domba garutnya aja bisa Rp 5-6 juta, tinggal dikalikan saja," tuturnya.

Sudah 3 Kali Terjadi

Wulan mengatakan, pencurian domba yang isi perutnya ditinggal di dalam kandang bukan kali pertama ia alami, melainkan sudah tiga kali.

"Kejadian pertama itu 12 tahun silam, nah selang tiga tahun terjadi. Domba semua yang diambil," bebernya.

Wulan bersama anaknya memegang anak kambing di kandangnya, Depok.
Wulan bersama anaknya memegang anak kambing di kandangnya, Depok. (Dwi Putra Kesuma/TribunJakarta.com)

Hal yang tak kalah membuat Wulan sedih adalah sebagian domba yang dicuri dan disembelih tersebut tengah dalam kondisi mengandung.

"Iya jadi empat domba itu lagi hamil. Anaknya dibuang gitu aja sama isi perutnya," bebernya.

Saat ini, polisi sudah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian, dan kasusnya ditangani oleh petugas Polsek Pancoran Mas.

"Iya jadi tadi polisi sudah kesini dan olah TKP. Saya harap pelakunya tertangkap dan berhenti sampai disini saja kasusnya," imbuhnya.

"Karena kan kejadian kayak gini bukan baru pertama kali ya di Depok, saya harap terakhir di saya," pungkasnya.

Garong Kambing di Ciracas

Hal serupa pernah terjadi di satu tempat penampungan di Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas.

Korban, Muhammad Diyan (47) mengatakan lapaknya yang berada di Jalan Raya Kelapa Dua Wetan dibobol garong sekira pukul 03.00 WIB.

"Yang hilang Domba 15 ekor, kambing 3 ekor. Mayoritas diambil itu domba dan kambing yang ukurannya besar-besar. Ini sisa kambing yang kecil saja," kata Diyan di Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (28/7/2020).

Perkiraan waktu pelaku yang diduga berjumlah tiga orang itu beraksi berdasarkan keterangan pegawai yang pertama mengetahui kejadian.

Meski saat kejadian tiga pegawainya bermalam di lokasi penampungan, mereka mengaku tak mendengar suara gaduh hewan yang dicuri.

Satu pegawai yang bertugas menjaga lapak pun hingga pukul 02.00 WIB masih terjaga dan tak mendapati gelagat orang mencurigakan di lokasi.

"Baru ketahuan sama yang jaga sekira pukul 04.30 WIB. Pintu pagar sudah terbuka, dua gembok yang dipasang juga rusak dibobol pelaku. Saya dapat laporan paginya," ujarnya.

Diyan yang sudah dua pekan membuka lapak di Jalan Raya Kelapa Dua Wetan belum dapat memperkirakan kerugian pasti dagangannya dicuri.

Namun dia sudah melaporkan kasus yang menimpa ke SPKT Polsek Ciracas dan memberi keterangan perihal dugaan sosok komplotan garong.

Baca juga: Maling di Depok Curi 8 Domba, Isi Perutnya Ditinggal di Kandang, Pemilik: Saya Gak Habis Pikir

"Karena saya buka usaha sama teman jadi belum bisa hitung kerugian pasti. Pokoknya tiga kambing yang dicuri itu saja harganya Rp 10 juta. Puluhan juta lah kalau untuk total kerugian," tuturnya.

Dari hasil olah TKP personel Unit Reskrim Polsek Ciracas pelaku diduga sudah merencanakan aksi karena membawa hewan curiannya dengan mobil.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved