Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Dua Siswa Terpapar Covid-19, Wali Kota Jakarta Timur Minta Prokes di Sekolah Ditingkatkan

Pemkot Jakarta Timur meminta penerapan dan pengawasan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di sekolah saat pembelajaran tatap muka (PTM) ditingkatka

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
Istimewa
Tampak SMAN 71 di Kelurahan/Kecamatan Duren Sawit yang ditutup sementara akibat satu siswa terkonfirmasi Covid-19 varian Omicron, Jakarta Timur, Selasa (11/1/2022) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Pemkot Jakarta Timur meminta penerapan dan pengawasan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di sekolah saat pembelajaran tatap muka (PTM) ditingkatkan.

Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar mengatakan hal ini perlu dilakukan guna mencegah kasus murid terkonfirmasi Covid-19 di sebagaimana di SMAN 71 dan SMK Malaka, Duren Sawit terulang.

"Prokes agar selalu dilaksanakan, serta Satgas Covid-19 meningkatkan pengawasan," kata Anwar saat dikonfirmasi di Duren Sawit, Jakarta Timur Rabu (12/1/2022).

Hingga kini tercatat ada satu siswa SMAN 71 terkonfirmasi Covid-19 sehingga mengakibatkan PTM dihentikan sementara, dan pembelajaran kembali dilakukan secara online.

Pun dengan SMK Malaka yang hingga kini ditutup sementara akibat satu siswa terkonfirmasi Covid-19, penutupan sementara dilakukan sejak Senin (10/1/2022) hingga Jumat (14/1/2022).

Baca juga: Kasus Covid-19 di DKI Melonjak, Ahli Epidemiologi Soroti PTM yang Masih Digelar: Harusnya Mikir

"Semoga tracing-nya cepat clear. Jika ada yang terpapar hasil tracing (penelusuran kontak erat) dari siswa tersebut, akan ditambah sampai tracing-nya clear," ujarnya.

Lurah Cipinang Cempedak Abdul Muin menuturkan satu siswa SMAN 71 yang terkonfirmasi Covid-19 merupakan warganya dan kini menjalani isolasi mandiri di rumah.

Varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris memiliki mutasi pada bagian receptor-binding domain, yang digunakan virus untuk menginfeksi sel tubuh manusia.
Varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris memiliki mutasi pada bagian receptor-binding domain, yang digunakan virus untuk menginfeksi sel tubuh manusia. (GETTY IMAGES via BBC INDONESIA)

Siswa tersebut menjalani isolasi mandiri di rumah bersama ibunya yang juga terpapar Covid-19, mereka diketahui terkonfirmasi Covid-19 varian Omicron berdasarkan hasil tes swab PCR.

"Alhamdulillah kondisinya baik saja, tidak ada (gejala) yang berat. Jadi untuk sampai saat ini mereka menjalani protokol kesehatan dengan ketat tidak kemana-mana, dan tidak keluar rumah," ujar Abdul.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved