Breaking News:

Kadinkes DKI Jakarta Ungkap Alasan Kenaikan BOR Covid-19 Capai 9 Persen

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti memberikan alasan kenaikan Bed Occupancy Rate (BOR) yang belakangan ini mencapai 9 persen.

Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti di Balai Kota DKI, Rabu (12/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti memberikan alasan kenaikan Bed Occupancy Rate (BOR) yang belakangan ini mencapai 9 persen.

Anak buah Anies Baswedan ini menyebut hal ini lantaran pihaknya belum membuka secara keseluruhan tempat tidur di rumah sakit untuk penanganan Covid-19.

"Nah tentu melihat BOR itu juga melihat kapasitas tempat tidur. Saat kondisi yang lalu puncak kita (gelombang kedua) mempunyai tempat isolasi hampir 15 ribu tempat tidur. Saat ini kita sekitar 4 ribuan. Kalau saat ini meningkat (keterisian BOR) ya kami belum melebarkan secara maksimal jumlah tempat tidur untuk covid," katanya di Balai Kota DKI, Rabu (12/1/2022).

Kasus yang tak mulai melandai pascagelombang kedua, membuat ratusan rumah sakit yang ada di Jakarta memaksimalkan kembali pelayanannya.

Sehingga tempat tidur disediakan kembali untuk layanan pasien non Covid-19, selain tempat tidur untuk pasien Covid-19.

Baca juga: Vaksin Booster di DKI Tersedia di Puskesmas Kecamatan, Ini Pesan Kadinkes

Baca juga: Puskesmas Cilandak Pastikan Vaksinasi Booster Lansia Tak Ganggu Layanan Pasien Umum

Rencananya, penambahan tempat tidur ini bakal diambil dengan melihat tren kenaikan kasus aktif dan mengacu pada regulasi yang ada.

"kita lihat trennya. Nanti kalau trennya begitu ya kami luaskan sambil melihat regulasi, menunggu regulasi dari pusat apakah isolasi di RS, seperti yang lalu yang lalu untuk kasus sedang dan berat saja. Sehingga tanpa gejala atau gejala ringan cukup isolasi mandiri atau isolasi terpusat, kita sesuaikan," ungkapnya.

Keterisian BOR Meningkat Jadi 9 Persen

Keterisian bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit yang ada di DKI Jakarta capai 9 persen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved