Breaking News:

35 Siswa SMPN 252 Jalani Swab PCR Setelah Satu Murid Terkonfirmasi Covid-19

Sebanyak 35 siswa SMPN 252 di Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur menjalani tes swab PCR pada Kamis (13/1/2022).

Istimewa
Siswa SMPN 252 saat menjalani tes swab PCR yang dilakukan tenaga kesehatan Puskesmas Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (13/1/2022) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Sebanyak 35 siswa SMPN 252 di Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur menjalani tes swab PCR pada Kamis (13/1/2022).

Kepala SMPN 252 Misto mengatakan tes swab PCR tersebut dilakukan setelah ada satu murid yang terkonfirmasi Covid-19 dan sempat mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM).

"Minus yang bersangkutan (murid terkonfirmasi) berarti 35 orang. Dan orangtua atau saudara yang mengantar, siapa pun yang mengantar ikut di-tracing," kata Misto di Jakarta Timur, Kamis (13/1/2022).

Tidak hanya siswa dan orangtua yang sempat mengantar anak mereka ke sekolah saat PTM, para guru pun turut menjalani tes swab PCR dilakukan Puskesmas Kecamatan Duren Sawit.

Tes swab PCR dilakukan di bagian lobby SMPN 252 saat kegiatan PTM 100 persen dihentikan sementara hingga Senin (15/1/2022) mendatang atau selama lima hari sesuai ketentuan.

Baca juga: Satu Siswa SMPN 252 Terkonfirmasi Covid-19, Kepala Sekolah Sebut Karena Klaster Rumah

Baca juga: Antisipasi Sebaran Covid-19 Varian Omicron, PTM 100 Persen di Kota Bekasi Diundur 

"Bapak, ibu guru yang masuk ke kelas tersebut dari mulai sejak hari pertama tanggal 3 Januari sampai dengan hari Senin. Itu yang ditracing semua," ujarnya.

Merujuk keterangan dari pihak Puskesmas Kecamatan Duren Sawit, Misto menuturkan hasil uji laboratorium tes swab PCR bakal keluar sekitar tiga hari dari sekarang.

Bila hasilnya tidak ditemukan ada terkonfirmasi Covid-19 maka kegiatan PTM 100 persen di SMPN 252 dapat kembali dimulai pada Selasa (18/1/2022) mendatang.

"Tapi kalau dari hasil tes swab PCR itu kita dapat data ada yang terpapar maka kita akan membuat surat edaran lanjutan. Sesuai dengan regulasi yang ada," tuturnya.

Sementara Wakil Kesiswaan SMPN 252 Sugiyanto mengatakan hingga kini pihaknya belum dapat memastikan apa siswa mereka terkonfirmasi Covid-19 varian Omicron atau tidak.

Alasannya pihak sekolah hanya mendapat informasi murid mereka terkonfirmasi Covid-19 dan kini dirawat di Rumah Sakit (RS) Omni Pekayon Bekasi saja tanpa penjelasan varian.

"Untuk variannya belum tahu. Saya juga tidak tahu apakah menentukan varian perlu waktu atau tidak. Saya belum mendapat informasi. Tapi hasil tes swab PCR sudah saya terima," kata Sugiyanto.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved