Breaking News:

Angin Puting Beliung Terjang Kalibaru, Atap Baja Ringan Rumah Warga Beterbangan

Angin puting beliung menerjang permukiman warga di Jalan Kalibaru Barat 2, RT 05 RW 09 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Gerald Leonardo Agustino/TribunJakarta.com
Angin puting beliung menerbangkan atap baja ringan rumah warga di Jalan Kalibaru Barat 2, RT 05 RW 09 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Angin puting beliung menerjang permukiman warga di Jalan Kalibaru Barat 2, RT 05 RW 09 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Akibat peristiwa Rabu (12/1/2022) petang kemarin, atap rumah warga beterbangan terbawa kencangnya angin.

Angin puting beliung menerpa permukiman tersebut kemarin sore, tepatnya menjelang waktu magrib sekitar pukul 17.30 WIB.

Fahrudin (57), warga sekaligus pemilik rumah yang terdampak parah, mengatakan saat kejadian ia melihat angin berputar begitu kencang dari arah barat.

"Yang jelas mau masuk magrib, saya di masjid untuk persiapan salat. Setelah itu angin bertiup tiba-tiba kencang nggak kayak biasanya," kata Fahrudin saat ditemui di lokasi, Kamis (13/1/2022) siang.

Fahrudin awalnya belum sadar jikalau atap rumahnya beterbangan terbawa angin.

Ketika hujan mulai turun lima menit setelah angin puting beliung, Fahrudin pun masuk ke rumahnya.

Baca juga: Dugaan Wanprestasi, Ustaz Yusuf Mansur Digugat Rp 98 Triliun ke PN Jakarta Selatan

Ia lalu melihat ada kebocoran dari atapnya.

Saat naik ke atap, Fahrudin kaget melihat atap baja ringan di balkon sudah terlepas dan menimpa rumah warga.

"Pas saya naik, ternyata pas di rumah saya atapnya pada terbang. Atap rumah saya sudah terbang kebawa angin," kata Fahrudin.

Akibat kejadian ini, atap-atap baja ringan dari rumah Fahrudin menimpa sedikitnya tiga rumah lain di RT 05 RW 09 Kelurahan Kalibaru.

Baca juga: Ibu-ibu Disekap 15 Jam karena Telat Bayar Utang Rp 1,3 Juta, Polisi: Sudah Diterima Laporannya

Warga pun meminta bantuan kepada petugas pemadam kebakaran untuk mengevakuasi sebagian atap yang menimpa rumah warga.

Sementara sebagian lainnya hingga Kamis siang ini masih belum dapat dievakuasi.

"Reruntuhannya sudah diangkat sebagian oleh damkar, minta bantuan evakuasi naik. Nggak ada korban alhamdulillah, saya bersyukurnya nggak ada korban jiwa," tutup Fahrudin.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved