Breaking News:

Capres 2024 Dinilai Harus Paham Konsep Negara Hukum dan Punya Visi Ekonomi Kuat

Calon presiden dan wakil presiden harus punya konsep negara hukum serta memiliki visi ekonomi yang kuat. Ini alasan pengamat.

Istimewa
Diskusi webinar yang diselenggarakan oleh Indigo Network membahas model pemimpin Indonesia 2024 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang sangat signifikan di berbagai industri terutama melemahkan sektor ekonomi.

Virus tersebut belum dapat dikendalikan secara total di banyak negara termasuk Indonesia.

Jangkauan vaksinasi yang belum merata menjadi hambatan dalam penyelesaian pandemi Covid-19.

Selain pandemi yang belum dapat diatasi, upaya pemulihan ekonomi juga menjadi masalah yang besar.

Namun selain permasalahan ekonomi yang semakin besar, penegakan hukum yang merupakan bentuk dari negara hukum juga menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.

“Pemerintah bersama DPR dan KPU, Bawaslu, DKPP harus segera menetapkan tanggal pemilu, agar kemudian KPU dan Bawaslu dapat segera membuat PKPU dan Perbawaslu, karena pemilu sudah di depan mata, dan ini akan menjadi pesta demokrasi yang sangat terbesar bagi Indonesia dimana Pilpres, Pileg dan Pemilihan Gubernur, Walikota Bupati akan diadakan dalam satu tahun yang sama, kata Dosen Fakultas Hukum Universitas Trisakti Dr. Radian Syam yang juga merupakan Direktur Eksekutif Indigo Network dalam diskusi webinar yang diselenggarakan oleh Indigo Network, Kamis (13/1/2022).

Baca juga: Tak Mau Bahas Cagub DKI Pengganti Anies, PKB Fokus Usung Muhaimin Maju Pilpres 2024

Baca juga: Tidak Gentar Lawan Prabowo-Puan, Golkar Siap Pasangkan Airlangga-Anies di Pilpres 2024

Radian melihat saat ini masyarakat masih membutuhkan sosok pemimpin yang menjalankan strategi seperti yang dilakukan Jokowi, yakni pemimpin yang suka melakukan blusukan, bahkan dirinya pun mengajak partai politik untuk dapat segera menentukan siapa calon yang akan diusung sebagai capres maupun cawapres, agar masyarakat dapat juga mengetahui visi misi dan track record dari capres dan cawapres.

Selain itu, diperlukan sosok yang paham terhadap konsep negara hukum dan nilai-nilai kebangsaan.

“Pemerintah harus mempunyai visi untuk ekonomi Indonesia kedepannya, begitu juga dengan para kandidat capres dan cawapres yang akan maju pada pilpres 2024 dalam membangun Indonesia. Selama ini belum ada capres ataupun cawapres yang mempunyai visi ekonomi yang komprehensif. Di sisi lain, ekonomi juga harus berjalan seimbang dengan politik," ucap Pengamat Ekonomi Indigo Network, Ajib Hamdani.

Ajib mengungkapkan pandemi Covid-19 membuat kondisi ekonomi Indonesia tidak stabil dan sampai saat ini utang pemerintah sudah mencapai lebih dari 40% total PDB.

Maka dari itu, kata Ajib, capres dan cawapres yang akan maju ke pilpres 2024 harus mempunyai visi ekonomi yang kuat untuk membantu pemulihan ekonomi Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved