Breaking News:

Khawatir Omicron Pantik Gelombang Ketiga Pandemi, Plt Wali Kota Bekasi: Berat Lagi Kita Recovery-nya

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, gelombang ketiga sebaran Covid-19 jangan sampai memberatkan. 

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Jaisy Rahman Tohir
ISTIMEWA
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat meninjau UMKM di Medan Satria, Kota Bekasi.    

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, gelombang ketiga sebaran Covid-19 jangan sampai memberatkan. 

Situasi perkembangan Covid-19 belakangan ini cukup menghawatirkan, menyusul kasus varian Omicron yang telah masuk ke Indonesia. 

"Paling utama adalah jangan  sampai kemudian masuk kepada tahap yang ketiga (gelombang ketiga) ini juga akan sangat memberatkan sumber daya yang kita miliki," kata Tri, Kamis (13/1/2022). 

Pasca melandainya kasus Covid-19 gelombang kedua pertengahan 2021 lalu, masyarakat perlahan mulai bangkit dari keterpurukan. 

Dampak ekonomi yang disebabkan Covid-19 sudah sangat memberatkan masyarakat pada saat itu, kini secara bertahap mulai pulih meski dihantui dengan varian bernama Omicron

"Belum lagi kemudian warga masyarakat yang saat ini sudah mulai bangkit nanti akan kemudian lebih berat lagi kita recovery-nya," jelas dia. 

Dia sudah meminta seluruh jajaran termasuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasbullah Abdulmadjid untuk melakukan evaluasi dan persiapan. 

Baca juga: Tukang Pijat Panggilan Gondol Uang Pelanggannya di Tangerang Karena Terjepit Ekonomi

"Beberapa hal yang harus kita lakukan berkaitan dengan percepatan melihat hari ini kondisi di Jakarta Omicron cukup tinggi, perkembangannya sangat cepat, sehingga saya minta Direktur RSUD dan Dinkes melakukan evaluasi dan langkah-langkah," ucapnya. 

Kebijakan lanjutan untuk menyikapi Omicron juga tengah digodok, termasuk seluruh fasilitas kesehatan yang dimiliki Kota Bekasi bersiap menghadapi segala kemungkinan. 

"Saya minta dikoordinasikan dengan Bu Setda dengan para Asda, sehingga nanti saya dapat apa yang harus kita lakukan terkait dengan PPKM level 2, dihubungkan dengan omicron yang ada," tegas dia. 

Kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Bekasi, termasuk unsur forum komunikasi pimpinan daerah di wilayah setempat tidak gagap dalam mengantisipasi sebaran Covid-19 varian Omicron. 

Baca juga: Ibu-ibu Disekap 15 Jam karena Telat Bayar Utang Rp 1,3 Juta, Polisi: Sudah Diterima Laporannya

Pengamalan menghadapi pandemi baik di awal kemunculan, lalu berjibaku di gelombang kedua harus menjadi pelajaran berharga. 

"Kita jangan sampai gagap, kita lihat saja road map yang telah dilakukan oleh pak Wali (Wali Kota non-aktif Rahmat Effendi) dalam kondisi yang demikian luar biasa tanpa terkendali, sekarang kita sudah dalam posisi terkendali. Saya kira akan lebih mudah kita mengambil langkah-langkah," tegasnya. 
 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved