Breaking News:

Pria 60 Tahun di Rusunawa Muara Baru Pilih Akhiri Hidup di Depan Istri Gegara Ini

Selepas dari kamar mandi, istri S melihat sang suami nekat menghabisi nyawanya sendiri menggunakan sebilah pisau.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Petugas mengevakuasi jenazah S (60 tahun) yang ditemukan tewas diduga bunuh diri dengan pisau di Rusunawa Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (13/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - S (60 tahun) mengakhiri hidup di depan istri di tempat tinggal mereka di Rusunawa Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (13/1/2022) sore.

Sang istri kaget bukan kepalang mengetahui suami tercintanya bunuh diri dengan menggunakan pisau dapur di matanya.

"Ada yang melapor ke polsek telah terjadi korban bunuh diri, tadi pukul setengah 5, kami mendatangi TKP dan memang betul tadi telah terjadi bunuh diri dan informasi ini kami dapat dari istri yang bersangkutan," kata Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Febri Isman Jaya di lokasi kejadian, Kamis malam.

Kejadian bermula saat istri beranjak ke kamar mandi unit rumah susunnya.

Baca juga: Gagal Menikah, Tukang Lontong Sayur Akhiri Hidup di Dalam Sumur di Pademangan

Selepas dari kamar mandi, istri S melihat sang suami nekat menghabisi nyawanya sendiri menggunakan sebilah pisau.

"Sekitar setengah 5 tadi, istri korban meninggalkan korban ke kamar mandi sebentar. Pas balik lagi korban sempat melakukan tindakan bunuh diri di depan istrinya," kata Febri.

Berdasarkan istri korban, S diduga kuat bunuh diri lantaran depresi dengan penyakit komplikasi yang diderita bertahun-tahun dan tak kunjung sembuh.

Baca juga: Gegara Bisikan Gaib, Persahabatan Sejak Kecil Dua Ibu di Bekasi Berakhir Tikaman saat Kerokan

Baca juga: Pria di Tambora Balas Dendam dengan Sulut Korek Api ke Balita, Orang Tua: Pelaku Bilang Ajak Jajan

Bahkan, S sebelumnya sempat berupaya mengakhiri hidupnya dengan mengonsumsi obat nyamuk cair.

"Informasi dari istri sang korban mengatakan, bahwa memang korban ini sudah lama menderita sakit. Jadi ada penyakit komplikasi gula kurang lebih 2 tahun," ungkapnya.

Adapun jenazah S saat ini sudah dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo guna kepentingan autopsi.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Baca juga: Dicari 2 Hari, Suami Kepergok Istri Bawa Selingkuhan di Warung, Endingnya Jadi Tontonan Gratis Warga

Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri, satu di antaranya, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:

https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved