Breaking News:

Satu Siswa SMPN 252 Terkonfirmasi Covid-19, Kepala Sekolah Sebut Karena Klaster Rumah

Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen di SMPN 252, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur dihentikan sementara.

Penulis: Bima Putra | Editor: Suharno
ISTIMEWA
Tampak gedung SMPN 252 yang satu siswanya terkonfirmasi Covid-19 sehingga PTM 100 persen dihentikan sementara, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (13/1/2022). 

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen di SMPN 252, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur dihentikan sementara.

Kepala SMPN 252 Misto mengatakan PTM dihentikan sementara terhitung Kamis (13/1/2022) setelah pihaknya mendapat informasi satu siswanya terkonfirmasi Covid-19.

Pemberhentian sementara PTM 100 persen ini sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri dan surat keputusan Kepala dinas Pendidikan DKI Jakarta.

"Sesuai dengan regulasi yaitu lima hari. Dari mulai hari ini ke depan. Berarti hari Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu, Senin," kata Misto saat dikonfirmasi di Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (13/1/2022).

Baca juga: Antisipasi Sebaran Covid-19 Varian Omicron, PTM 100 Persen di Kota Bekasi Diundur 

Selama waktu tersebut kegiatan belajar mengajar kembali dilakukan secara online atau pembelajaran jarak jauh (PJJ), seluruh area sekolah disemprot disinfektan.

Serta dilakukan testing dan tracing atau penelusuran kontak erat siswa dan guru yang sempat melakukan kontak dengan murid terkonfirmasi Covid-19, yakni lewat test swab PCR.

TONTON JUGA:

"Kenyataannya di SMPN 252 yang terpapar itu klaster rumah, dan klaster rumahnya ini kebetulan mereka tinggal bukan di DKI (Jakarta), tapi di Bekasi," ujarnya.

Misto menuturkan berdasar informasi yang diterima pihak sekolah siswanya yang kini terkonfirmasi Covid-19 terpapar dari klaster rumah, bukan lingkungan sekolah saat PTM.

Baca juga: Wali Kota Bima Arya hingga Bupati Ade Yasin Hadiri Peresmian Kantor Tribunnews di Bogor

Murid warga Bekasi tersebut kini sudah mendapat penanganan medis dan menjalani isolasi di Rumah Sakit (RS) bersama ayahnya yang juga terkonfirmasi Covid-19.

"Hari kemarin langsung yang bersangkutan dengan ayahnya yang terpapar itu dirawat di RS Omni Pekayon Bekasi," tuturnya.

Guna memastikan tidak terjadi penularan Covid-19 di lingkungan sekolah, hari ini sejumlah siswa dan guru SMPN 252 menjalani tes swab PCR yang melibatkan Puskesmas Kecamatan Duren Sawit.

Misto berharap hasil tes swab PCR yang dilakukan Puskesmas Kecamatan Duren Sawit hari ini seluruhnya negatif, sehingga pada Selasa (18/1/2022) PTM 100 persen dapat dimulai.

"Yang ditracing seluruh siswa kelas yang ada di situ (kelas murid terkonfirmasi), bapak, ibu guru yang masuk ke kelas, termasuk saya sendiri. Karena saya keliling ke setiap kelas pada saat PTM 100 persen," lanjut Misto.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved