Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

2.200 Masyarakat di Jakarta Sudah Dapat Vaksin Booster, Wagub DKI: Sejauh Ini Tidak Ada Masalah

Sebanyak 2.200 warga yang berusia di atas 18 tahun di DKI Jakarta telah mendapatkan vaksin ketiga Covid-19 atau booster.

Dok. Sudin Kominfotik Jakarta Utara
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 - Sebanyak 2.200 warga yang berusia di atas 18 tahun di DKI Jakarta akan mendapatkan vaksin ketiga Covid-19 atau booster. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sebanyak 2.200 warga yang berusia di atas 18 tahun di DKI Jakarta telah mendapatkan vaksin ketiga Covid-19 atau booster.

Ditandai dengan kick off di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, vaksinasi booster telah digelar di puluhan puskesmas Kecamatan yang ada di DKI sejak 12 Januari 2022 lalu.

Meski diprioritaskan untuk lansia, vaksin booster rupanya telah menyasar kepada ribuan warga dalam kurun waktu dua hari.

"(vaksin) Booster itu alhamdulilah sudah 2.200. Dilaksanakan di seluruh Puskesmas Kecamatan. Ada 42 (Puskesmas) dan hari ini mulai di Kepulauan Seribu juga," jelas Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Kamis (13/1/2022) malam.

Ditargetkan untuk 8 juta warga, vaksinasi booster dapat dilakukan bagi masyarakat yang sudah berusia 18 tahun ke atas dan sudah lewat dari 6 bulan sejak dosis kedua dapat mendapatkan vaksin booster.

Baca juga: Temuan Kasus Covid-19 Saat PTM, 10 Sekolah di DKI Ditutup Sementara: Ini Daftar Sekolahnya

Dengan menunjukkan tiket vaksin (e-tiket) di aplikasi PeduliLindungi, maka masyarakat dapat mendapatkan vaksin booster gratis.

Selanjutnya, Politisi Gerindra ini mengatakan stok vaksin dalam kondisi yang aman.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kala diwawancarai awak media di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (19/12/2021)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kala diwawancarai awak media di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (19/12/2021) (TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

Walau masih memanfaatkan stok yang ada di fasilitas kesehatan, Ariza mengklaim pihaknya terus berkordinasi dengan pemerintah pusat.

"Vaksinnya itu menjadi tugas tanggung jawab pemerintah pusat. Kita terus berkoordinasi. Alhamdulilah sejauh ini tidak ada masalah," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved