Breaking News:

Ingatkan Gelombang Ketiga Covid-19, Ketua Fraksi PSI Sindir Anies: Formula E Kalah Cepat

Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Idris Ahmad mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait gelombang ketiga Covid-19.

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Ketua Fraksi PSI Idris Ahmad saat ditemui di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2019). Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD Provinsi DKI Jakarta, Idris Ahmad mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait gelombang ketiga Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta, Idris Ahmad mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait gelombang ketiga Covid-19.

Ia mengatakan lonjakan kasus aktif yang terjadi belakangan ini perlu mendapatkan perhatian khusus dari Pemprov DKI Jakarta.

Sebab, kata Idris, penanganan potensi puncak kasus Covid-19 varian Omicron sudah diprediksi terjadi pada bulan Februari-Maret.

“Kami mengingatkan Pak Anies sebagai pemimpin DKI Jakarta agar mulai mengambil langkah-langkah mitigasi menghadapi potensi lonjakan kasus. Sudah hampir dua tahun kita dalam masa pandemi seharusnya Pemprov DKI banyak belajar," katanya dalam keterangan tertulis yang dikutip TribunJakarta.com, Jumat (14/1/2022).

Lebih lanjut, Politisi PSI ini mengaitkan kecepatan virus ini sudah mengalahkan gelaran ajang balap Formula E.

Petugas Bandara Soekarno Hatta sebanyak 28 orang tinggal di Jalan Daan Mogot, Ruko B 11, Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat dikabarkan terpapar Covid-19 varian Omicron pada Minggu (2/1/2022).
Petugas Bandara Soekarno Hatta sebanyak 28 orang tinggal di Jalan Daan Mogot, Ruko B 11, Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat dikabarkan terpapar Covid-19 varian Omicron pada Minggu (2/1/2022). (Wartakotalive.com)

Baca juga: 14 Orang dari 10 Sekolah di Jakarta Terpapar Covid-19, Wagub DKI: Mudah-mudahan Bukan Omicron

Baca juga: Diduga Terpapar Omicron, Pegawai Lion Air di Bandara Soekarno-Hatta Meninggal Dunia di RSUD Balaraja

"Virus ini bahaya, Formula E kalah cepat,” lanjutnya.

Berangkat dari hal ini, ia menyarankan beberapa hal yang bisa dilakukan guna langkah mitigasi.

Pertama dengan menerjunkan Satgas Covid-19 tingkat RT dan RW untuk sosialisasi. Sehingga pemantauan kasus Covid-19 dapat diperkuat kembali, mulai dari lingkup terkecil yakni RT.

Kemudian, anggota Komisi E DPRD DKI ini meminta pihak Pemprov DKI melakukan kolaborasi dengan pihak swasta untuk mempercepat vaksin ketiga atau booster.

“Tanggung jawab pemerintah paling utama adalah memastikan keselamatan masyarakat, jangan salah fokus. Jangan sampai Pak Anies mati-matian memaksakan Formula E tapi di saat seperti ini tidak mengerjakan apa-apa,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved