Breaking News:

Pengusaha Minta Pemilu 2024 Ditunda, Kadin Jaktim: Pemulihan Ekonomi Indonesia Belum Tuntas

Para pengusaha sepakat dan mendesak untuk menunda sementara waktu Pemilu 2024. Penundaan Pemilu 2024 dilandasi beberapa pertimbangan.

Editor: Wahyu Septiana
Istimewa
Ketua Umum Kadin Jakarta Timur (Jaktim) Anta Ginting menyatakan Banyak pengusaha sepakat untuk menunda pemilu 2024 - Para pengusaha sepakat dan mendesak untuk menunda sementara waktu Pemilu 2024. Penundaan Pemilu 2024 dilandasi beberapa pertimbangan. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Para pengusaha sepakat dan mendesak untuk menunda sementara waktu pemilihan umum (Pemilu) 2024.

Hal itu diungkapkan secara langsung oleh Ketua Umum Kadin Jakarta Timur (Jaktim) Anta Ginting.

Menurut Anta Ginting, para pengusaha mendukung statement dari Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, yang ingin menunda Pemilu 2024.

Pria dengan nama lengkap Ndinta Herry Pramana menyatakan penundaan Pemilu 2024 dilandasi beberapa pertimbangan.

"Pertimbangan bahwa belum tuntasnya pemulihan ekonomi Indonesia. Sesudah dan sebelum memasuki tahun politik akan membuat kondisi sosial-politik tanah air akan memanas," kata Anta Ginting kepada wartawan, Jumat (14/1/2022).

Dia juga menyatakan penyelenggaraan Pemilu juga akan menguras banyak energi seluruh rakyat Indonesia.

Baca juga: Ingin Kembali Berjaya di Pemilu 2024, Demokrat Mainkan Organisasi Sayap Pengusaha Muda

"Penundaan pelaksanaan Pemilu memang telah disampaikan oleh beberapa pengusaha. Hal ini semata dengan pertimbangan belum tuntasnya pemulihan ekonomi Indonesia," tegas Anta.

Sebelumnya, Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia membeberkan ihwal ia mendapat usul penundaan pemilihan umum (Pemilu) 2024 dari sejumlah pengusaha.

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ( HIPMI) Bahlil Lahadalia
Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ( HIPMI) Bahlil Lahadalia (Tribunnews.com)

Menurut Bahlil, usulan dan diskusi soal penundaan Pemilu 2024 sah-sah saja dilakukan oleh siapapun.

Tak terkecuali bagi para pelaku usaha.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved