Breaking News:

Prabowo-Jokowi Dideklarasikan Jadi Capres-Cawapres di Pilpres 2024, Ini Alasan Pendukung

Sekretariat Bersama Prabowo-Jokowi 2024-2029 mendeklarasikan Prabowo Subianto dan Joko Widodo maju sebagai Presiden - Wakil Presiden berikutnya.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Deklarasi Prabowo-Jokowi sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029 di Jet Ski Cafe, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (15/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Sekretariat Bersama Prabowo-Jokowi 2024-2029 mendeklarasikan Prabowo Subianto dan Joko Widodo maju sebagai Presiden - Wakil Presiden berikutnya.

Mereka mendeklarasikan Prabowo sebagai calon presiden dan Jokowi sebagai calon wakil presiden karena dianggap dua sosok penting dalam membangun stabilitas politik nasional.

Ketua Koordinator Sekretariat Bersama Prabowo-Jokowi 2024-2029, G. Gisel mengatakan, deklarasi ini didasari kinerja kedua sosok tersebut.

"Dasar dari kita mendeklarasikan Prabowo dan Jokowi adalah kita tentu tahu bagaimana kinerja bapak Prabowo apalagi oleh bapak Jokowi," kata Gisel di Jet Ski Cafe, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (15/1/2022).

Gisel mengatakan, Jokowi yang sudah dua periode menjabat Presiden RI sesuai konstitusi sudah tak bisa lagi maju sebagai Orang Nomor Satu Indonesia di Pilpres 2024.

Baca juga: Guru Hina Murid Miskin dan Bodoh, Menantu Jokowi Geram Turun Tangan: Siap-siap Dapat Teguran Berat

Baca juga: Anies Sebentar Lagi Nganggur, Sosok Penting di DKI Harap Jokowi Revisi Aturan:Semuanya Serba Mungkin

Karenanya, Jokowi dinilai bisa kembali maju sebagai wapres di masa mendatang mendampingi Prabowo sebagai presidennya.

"Berhubung dalam kontitusi, dalam pasal 7 UUD 1945 presiden dan wakil presiden hanya bisa dua periode, maka kali ini kita meminta Bapak Jokowi untuk dapat menjadi wakil presiden untuk mendampingi Prabowo menjadi presidennya," ucap Gisel.

Gisel menegaskan mendukung Jokowi sebagai wakil presiden bukan berarti menurunkan martabatnya.

Melihat berbagai pencapaian seperti di bidang infrastruktur, Sekber Prabowo-Jokowi 2024-2029 menganggap Jokowi masih harus menjadi pemimpin negara mendampingi Prabowo di masa mendatang.

"Karena beliau tidak bisa kembali memimpin dikarenakan bertentangan dengan konstitusi, maka kami meminta Jokowi sebagai wakil untuk meneruskan kembali program kerja beliau yang terealisasikan untuk dijalankan kembali di tahun 2024-2029," ucap Gisel.

Ia juga mengaku optimistis Prabowo-Jokowi bisa bersatu di 2024-2029 untuk memimpin negara.

Untuk itu, pihaknya akan menggelar banyak kegiatan mempromosikan kedua sosok tersebut untuk benar-benar bisa maju bersama di Pilpres 2024.

"Kita akan banyak kegiatan. Kita turun ke masyarakat, kita promosikan secara terbuka ke lapangan. Kami akan persiapkan bapak Prabowo dan Jokowi untuk maju dalam pilpres," tutup dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved