Breaking News:

Spiritualis Kidung Tirto Sikapi Bencana Alam dan Pandemi di Indonesia: Ini Bukan Peristiwa Biasa

Kidung Tirto Suryo Kusumo buka suara menanggapi maraknya bencana alam dan pandemi Covid-19 yang kembali melanda Indonesia akhir-akhir ini.

Editor: Wahyu Septiana
Istimewa via Pos Kupang
Ilustrasi bencana banjir bandang di Waiwerang Pulau Adonara, Floers Timur - Kidung Tirto Suryo Kusumo buka suara menanggapi maraknya bencana alam dan pandemi Covid-19 yang kembali melanda Indonesia akhir-akhir ini. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Budayawan dan spiritualis nusantara Kidung Tirto Suryo Kusumo buka suara menanggapi maraknya bencana alam dan pandemi Covid-19 yang kembali melanda Indonesia akhir-akhir ini.

Dia pun menyampaikan pesan terbuka ke seluruh lapisan masyarakat, baik rakyat biasa, para tokoh, birokrat, aparat, maupun politisi, agar Nusantara senantiasa damai dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Bencana alam bukan sekadar peristiwa biasa, melainkan dinamika semesta menuju keseimbangan sekaligus peringatan Tuhan terhadap tingkah laku manusia,” ungkap Kidung Tirto di sela-sela kontemplasi di Gunung Arjuna, Jawa Timur, Sabtu (15/1/2022).

Menurut dia, peristiwa luar biasa di alam ini merupakan bagian dari dinamika semesta yang saling berhubungan.

Namun, manusia sering kali kurang peka dan menyalahkan alam.

“Padahal bencana alam bisa jadi akibat ulah manusia sendiri,” ujarnya.

Baca juga: Ratusan Rumah Hancur Akibat Gempa di Banten, BNPB: Masyarakat Harus Tetap Tenang

Kidung Tirto menjelaskan relasi antara alam dan tingkah laku manusia.

Ketika manusia lalai dan berkhianat, alam akan menghukum dengan caranya, seperti banjir, longsor, dan wabah penyakit.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 257 unit rumah mengalami kerusakan pasca gempa bumi M 6.6 di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Jumat (14/1/2022) siang. 
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 257 unit rumah mengalami kerusakan pasca gempa bumi M 6.6 di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Jumat (14/1/2022) siang.  (ISTIMEWA)

Oleh karena itu, dia mengingatkan kepada para pejabat dan politisi agar menjaga amanat dari rakyat.

Di sisi lain, rakyat agar selalu menjaga persatuan dan kesatuan, menghindari perpecahan dan berita bohong.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved